TASIKMALAYA, fornews.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan turun langsung ke sawah guna meninjau pembangunan irigasi tersier.
“Ini seminggu saja belum, tapi progresnya cepat sekali,” ujar Jokowi mengapresisi, usai peninjauan di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, Selasa (16/01).
Pembangunan saluran irigasi tersier tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan program Padat Karya Tunai yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta melibatkan masyarakat setempat. “Ini ada 190 orang tapi dibayarnya beda, setiap seminggu sekali,” kata Presiden.
Lebih lanjut, kepala negara ini menyatakan bahwa program Padat Karya Tunai ini akan menambah lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut juga diakui langsung oleh salah seorang pekerja yang bernama Ade Syarif (45).
“Sebelumnya tani aja gitu. Makanya ini ada kegiatan seperti ini merasa bahagia gitu. Alhamdulillah. Di samping kegunaannya untuk kita, kita juga kerja dapat upah gitu,” ucapnya.
Ade menambahkan bahwa ia dan para pekerja lainnya memulai pembangunan saluran irigasi tersier tersebut sejak Sabtu (13/01) lalu dengan upah berkisar Rp60.000 hingga Rp90.000 perhari. “Proyeknya kalau diperkirakan dua bulan lah insyallah ini rampung,” tandasnya. (ibr)

















