PALEMBANG, fornews.co – Panglima TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan, prajurit TNI di seluruh Indonesia diberikan penekanan-penekanan yang harus di pedomani dan dilaksanakan.
“Pertama, perkokoh imam dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepadanya lah kita berserah diri dan mendapatkan kekuatan. Kedua, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa,” ujar Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan ketika membacakan amanat Panglima TNI Hadi Tjahjanto, saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) di Stadion Garuda Sriwijaya (SGS) KM 9, Jumat (05/10).
Penekanan yang ketiga, ungkapnya, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat tugas selalu menanti, menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI. Keempat, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Janganlah terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu. “Kelima, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” ungkapnya.
Tak lupa, Pangdam juga mengajak peserta upacara HUT TNI untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha kuasa, agar meringankan beban yang menimpa saudara di Palu, Donggala, Sigi, Parigi Moutong. Demikian pula beban yang menimpa saudara di Lombok.
“TNI bersama-sama berbagai komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu. Apa yang dilaksanakan di lokasi bencana, baik pengerahan personel maupun alutista adalah sebagian dari bentuk profesionalisme TNI. Oleh karena itu sangat tepat apabila peringatan HUT TNI ke-73 ini, mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat,” terangnya.
Selain dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru, pada upacara HUT TNI tersebut hadir pula Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Forum Koordiansi Perangkat Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan para anggota TNI.
Sementara, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku bangga, melihat kekompakan yang dilakukan oleh pasukan TNI. “Hebat, luar biasa hampir 12.000 ribu Personel TNI di bawah Kodam II/Sriwijaya terlibat dalam kegembiraan dan semangat yabg kuat untuk NKRI. Selamat ulang tahun untuk TNI ke-73, semoga semakin jaya dan semakin maju,” tandasnya. (tul)

















