PALEMBANG, fornews.co – Kompetisi Shopee Liga 1 2019 resmi diluncurkan Senin (13/05) di SCTV Tower, Senayan, Jakarta. Diikuti 18 klub, kompetisi kasta tertinggi Indonesia ini akan memainkan laga perdananya Rabu (15/05) malam.
Adapun laga yang terpilih sebagai pembuka Liga 1 2019 adalah PSS Sleman kontra Arema FC yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/05) pukul 20.00 WIB. Selama musim 2019, akan ada 306 pertandingan di Shopee Liga 1 2019. Sebanyak 160 laga di antaranya bisa disaksikan melalui tayangan Indosiar. Sisanya, 78 pertandingan disiarkan oleh O Channel, dan 68 laga secara live streaming. Namun, semua pertandingan Shopee Liga 1 bakal disiarkan live streaming di Vidio.com.
Selain Shopee dan Emtek Group, sederet sponsor lain juga diperkenalkan pada launching seperti Kuku Bima, Specs yang menyuplai pakaian wasit, dan Mitre yang akan menjadi bola resmi kompetisi ini.
Hadir pada launching tersebut anggota Komite Eksekutif PSSI Refrizal, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Direktur Programing SCM Harsiwi Achmad, Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Dirk Soplanit, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Sekjen BOPI Sandi Suwardi Hasan, Presiden Komisaris SEA Grup Induk Perusahaan PT Shopee Internasional Indonesia Pandu Sjahrir, perwakilan pemain 18 klub, dan perwakilan wasit.
Plt Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengatakan, dalam kondisi yang kurang kondusif, PSSI bangga dan bersyukur bahwa kick-off Shopee Liga 1 2019 akan segera dimulai.
“Kami akui musim ini tantangan lebih berat jika dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya. Untuk itu PSSI, PT Liga, dan klub akan bekerja keras demi mewujudkan kompetisi yang lebih baik. PSSI mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu bergulirnya Shopee Liga 1 2019. Kami harap klub, suporter dan semuanya saling mendukung demi suksesnya kompetisi musim ini,” kata Iwan.
Sementara, Sekjen PSSI Ratu Tisha optimistis Shopee Liga 1 2019 akan menjadi kompetisi yang diperhitungkan di pentas Asia. PSSI menargetkan Liga 1 berada di lima besar Asia. Untuk menjadi liga yang menjanjikan, PSSI akan bekerja keras untuk mewujudkannya.
“PSSI sangat berterima kasih telah mendapat dukungan. Dengan kerja keras dan cerdas, kami berharap bisa menjadi top 5 liga-liga di Asia pada 2022. Kita ingin menumbuhkan industri sepak bola yang sehat agar target lolos Olimpiade bisa tercapai,” kata Tisha.
Direktur PT LIB, Dirk Soplanit mengatakan, setelah melalui proses yang panjang, akhirnya pihaknya sepakat dengan Shopee sebagai sponsor utama Liga 1 2019. Ia berharap kesepakatan ini menjadi tonggak untuk menuju prestasi dan tolak ukur yang lebih baik lagi.
“Kualitas kompetisi musim ini harus jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kami pun juga berharap bisa menyajikan kompetisi yang bersih, kompetitif, fair play dan menjadikan hiburan yang berkelas bagi seluruh penikmat sepak bola nasional,” kata Dirk.
Presiden Komisaris SEA Grup, induk perusahaan Shopee, Pandu Sjahrir mengatakan, pihaknya percaya niatan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru untuk menciptakan iklim sepak bola Indonesia yang lebih profesional bisa cepat terlaksana.
“Pada kesempatan ini kami ingin menegaskan bahwa Shopee mendukung penuh perbaikan sepak bola Indonesia dengan menjadi sponsor utama Liga 1 2019. Semoga dengan dukungan Shopee yang merupakan e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, sepak bola Indonesia bisa menjadi lebih baik,” kata Pandu.
Shopee Liga 1 menjadi penegas komitmen Emtek dalam mengaungkan gelora serta gairah olahraga di Indonesia yang sudah dipersembahkan lewat tayangan Asian Games 2018 dan juga Piala Presiden dalam 3 tahun terakhir.
“Tayangan sepak bola nasional sudah menjadi signature Emtek khususnya Indosiar. Konsistensi Indosiar ini berbuah semakin meluasnya penggemar tayangan sepak bola di seluruh lapisan masyarakat,” tukas Direktur Programming SCM Harsiwi Achmad. (ije)

















