YOGYAKARTA, fornews.co–Salah satu tempat menarik versi Fornews Jogja ada di Nglingseng, Banjarharjo, Muntuk, Dlingo, Bantul, DIY.
Tempat ini lebih dikenal dengan tanjakan Kewer yang sangat curam memiliki kemiringan sekira 45 derajat.
Tanjakan Kewer merupakan jalan yang menghubungkan kecamatan Imogiri dan Dlingo, di wilayah Bantul.
Yogyakarta memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi, salah satunya di Selatan Kota Yogyakarta di kawasan pegunungan.
Hampir sama dengan tempat-tempat lain di Kulon Progo, atau Sleman.
Menariknya, tempat ini adalah jalan menanjak yang menantang bagi pesepeda.
Banyak pesepeda yang ingin merasakan sensasi tanjakan Kewer yang terkenal curam.
Pemandangan menarik di sepanjang perjalanan menuju puncak tanjakan Kewer menjadi penawar lelah bagi goweser.

Jalan yang hanya bisa dilalui satu mobil ini terbilang berbahaya karena rawan longsor.
Selain itu, jalannya yang sempit dan berada di pinggir jurang, butuh keahlian mengendara yang baik.
Namun, jalan ini merupakan jalur alternatif dan bukan jalan raya seperti pada umumnya.

Sebelum memutuskan berkendaraan melewati jalan ini seyogianya terlebih dahulu periksa mesin kendaraan.
Jarak dari pusat Kota Yogyakarta ke tempat ini diperkirakan sejauh 19 km.
Dari Yogyakarta dapat dilalui melewati Kotagede atau Jalan Imogiri Timur.
Jika mengambil jalan lewat Kotagede, ke arah timur hingga Pleret.
Begitu pula melewati Jalan Imogiri Timur, setelah sampai di simpang empat pusat Sate Klatak, Jejeran, belok ke kiri (arah timur) yang menuju Museum Sejarah Purbakala Pleret.

Namun, jika ingin sembari menikmati suasana pedesaan dan berbelanja wayang kulit, bisa melewati sentra wayang kulit di Desa Pucung.
Desa Pucung merupakan desa wisata yang terletak di Kelurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri Bantul.
Lebih tepatnya, Desa Pucung berada di Utara makam raja-raja Mataram di Imogiri sejauh dua kilometer.
Dari simpang tiga di kilometer 14 belok kiri (arah timur) dan akan menemui sebuah Gapura berlatar belakang pegunungan yang indah.

Dari jalur alternatif yang menghubungkan dua desa di kecamatan berbeda ini akan dijumpai kawasan hutan pinus puncak Becici.
Sebuah kawasan wisata alam yang sejuk di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, DIY.
Nama puncak Becici mendunia setelah Barack Obama sempat datang ke tempat ini, saat berkunjung dan menginap beberapa hari di Yogyakarta.

Banyak tempat menarik di perbatasan Bantul dan Gunung Kidul, yang merupakan kawasan pegunungan yang menjadi benteng alami di masa Mataram Islam.
Meski rata-rata pegunungan di perbatasan Bantul dan Gunung Kidul berketinggian sekira 380-an Mdpl, namun selalu berkabut dan berhawa sejuk.
Konon pegunungan dari ujung Pantai Selatan hingga Klaten ini merupakan tempat persembunyian prajurit Majapahit dari kejaran musuh. (adam)

















