KAYUAGUNG, fornews.co – Tiga dari empat orang kawanan perampok sadis yang beraksi di salah satu toko di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan berhasil diringkus aparat kepolisian berselang sekitar dua jam pasca aksinya, Rabu (17/06) malam. Mereka adalah Feri (24), Sidik (22), dan Amaludin (25).
Satu dari pelaku bernama Amaludin terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi lantaran melakukan perlawanan dengan cara menyerang polisi menggunakan senjata tajam. Saat beraksi, Kapolsek Lempuing, AKP Darmanson mengungkapkan bahwa pelaku berjumlah empat orang.
“Satu pelaku yang diketahui bernama Jaeri melarikan diri dan saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku. Sementara tiga pelaku lainnya berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Lempuing,” kata Darmanson, Kamis (18/06).
Dijelaskannya, para pelaku ini diketahui beraksi di toko milik korban dengan modus berpura-pura untuk membeli sekitar pukul 21:00 WIB. Melihat keadaan sepi dua orang pelaku menodongkan pisau ke arah tubuh pemilik warung, Jamingan dan istrinya.
Pada saat bersamaan, dua pelaku lainnya mengambil barang-barang yang ada di warung korban serta sejumlah uang. Namun karena saat itu korban melakukan perlawanan, satu pelaku langsung melukai menggunakan senjata tajam sehingga mengakibatkan korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kayuagung.
Mendapat informasi kejadian ini, jajaran Polsek Lempuing langsung menuju ke TKP dan mencari keterangan saksi-saksi. “Daei keterangan saksi didapat ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang digunakan oleh pelaku. Kemudian berdasarkan informasi tersebut dilakukan penyelidikan mendalam dan menelusuri arah jalan pelarian para pelaku dari TKP,” ungkapnya.
Hasilnya, polisi berhasil mendapatkan identitas salah satu pelaku dan tidak membuang waktu Kapolsek beserta tim langsung melakukan penggerbekan di rumah pelaku Feri di Desa Kepayang. “Saat digeledah ditemukan hasil kejahatan berupa rokok dan uang tunai. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil diamankan para pelaku lainnya,” pungkasnya. (rif)

















