PALEMBANG, Fornews.co – Sebanyak tiga pemuda di Palembang harus berurusan dengan pihak Polretabes Palembang. Pasalnya, ketiga pemuda tersebut telah melakukan perampokan barang bangunan hingga ratusan juta milik toko bangunan di Jalan Griya Ayu Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarame, Palembang.
Ketiga pemuda tersebut yakni Irawan, 31, warga Jalan Pengadilan Tinggi, Perumahan Pulo Gadung, Kelurahan Alang-Alang Lebar, Palembang. Akbar, 30, warga Desa Air Balui, Musi Banyuasin, Sumsel dan Husni, 25, warga Desa Sukamaju, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Musi Banyuasin, Sumsel.
Kasar Reskrim Polrestabes Palembang, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kanit Ranmor, Iptu Novel mengatakan kejadian perampokan ini pada Jumat (12/06). Dimana, tersangka ini melakukan perampokan dengan motif memesan barang di toko tersebut. Mereka sengaja belum melakukan pembayaran dan baru akan dibayarkan setelah barang diterima.
Namun, saat barang diantarkan oleh korban, para tersangka ini langsung menjalankan aksinya. Akibatnya, korban harus kehilangan beberapa barang bangunan yakni berupa 40 Batang Baja Ringan, 20 Batang Reng, 120 Keping Genteng Pasir, 1000 Biji Paku dan Satu Unit Mobil Truck Mitsubishi BG- 8734-UY warna kuning tahun 2015 beserta STNKnya.
“Total kerugian korban akibat kejadian perampokan tersebut ditaksir mencapai Rp 208 juta,” katanya, Kamis (18/05)
Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor ke polisi, dan pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan. Tim pun berhasil meringkus dua tersangka yakni Irawan dan Akbar di kawasan Sekip, Palembang. Kedua tersangka berusaha untuk melawan sehingga tim terpaksa melumpuhkan kedua pelaku.
Setelah menangkap dua pelaku. Tim pun mendapatkan keterangan keberadaan tersangka yang ketiga dan akhirnya berhasil meringkus tersangka ketiga, Husni dirumahnya di Desa Sukamaju, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Plakat Tinggi, Musi Banyuasin.
“Atas penangkapan tersebut, kami berhasil menyita barang bukti berupa satu unit Senjata Api (Senpi) Rakitan, satu unit pisau lipat, dan satu baju kaos,” singkatnya. (lim)
















