PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel Herman Deru hadir di tengah-tengah warga LDDI, dalam agenda safari Jumat di Masjid Al-Fatah Taman Kenten, Palembang, Jumat (02/11). Safari JUmat ini sekaligus peresmian masjid tersebut, yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Aziziah.
Tak hanya Salat Jumat, di kesempatan ini Herman Deru juga mengajak seluruh masyarakat melaksanakan Salat Gaib, untuk mendoakan para korban kecelakan Pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.
Berhimpun dengan warga LDII dalam Salat Jumat, mantan Bupati OKU Timur ini mengatakan, sebagai gubernur dirinya ingin menjadi penyeimbang bagi umat Islam di Sumsel yang tak terlepas dari perbedaan pandangan.
“Saya sebagai Gubernur akan menjadi penyeimbang bagi umat Islam, agar tidak ada perbedaan antarsesama umat Islam di Sumsel,” kata Herman Deru.
Sementara itu Ketua DPW LDII Sumsel, Djoko Susilo menjelaskan bahwa, saat menjadi Bupati OKUT, Herman Deru adalah satu-satunya bupati yang mendapat penghargaan tertinggi dari LDII.
“Kami warga LDII sangat mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Gubernur Sumsel Herman Deru, dan terima kasih juga bapak gubernur sudah meresmikan masjid warga LDII ini,” katanya.
Dalam peresmian ini, turut hadir Dewan Penasehat LDII Sumsel Yunus Iskandar, Ketua Yayasan Aziziah Edy Thamtib, dan Ketua Pondok Pesantren Aziziah, Muhammad Zaid.(bas)
















