PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, meresmikan Selter Karantina khusus bagi anggota dan keluarga besar Polri yang bertugas dilingkungan Polda Sumsel, usai salat Jumat (16/7/2021).
Selter karantina khusus bagi anggota dan keluarga Polisi yang terpapar COVID-19 tersebut terletak di Komplek Pakri Palembang.
Herman Deru sendiri memuji keberadaan selter karantina tersebut, karena Kapolda Sumsel telah melakukan kreatifitas yang luar biasa dalam mendukung penanganan Covid-19 di Sumsel.
“Ini luar biasa, karena betul-betul diperuntukkan bagi angota Polri dan keluarga dilingkungan Polda Sumsel. Selter ini memiliki kapasitas tampung hingga 50 orang. Mudah-mudahan amal baik ini menjadi kenangan, baik bagi anggota kepolisian dan masyarakat Sumsel,” kata dia.
Herman Deru mengungkapkan, lokasi karantina ini sebagai salah satu bentuk kepedulian Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi anggotanya.
“Setiap pemimpin harus memikirkan personil yang dipimpinnya. Syukur-syukur bisa ikut berdampak pada masyarakat umum. Ini adalah kreatifitas yang baik,” ungkap dia.
Meski begitu, jelas Herman Deru, pemerintah tidak tinggal diam dan berjanji akan memberikan suplai vitamin bagi yang dikarantina di lokasi tersebut. Vitamin akan dibagikan melalui Dinas Kesehatan Sumsel.
“Kita bantu obat-obatannya, termasuk makanannya kita jamin. Ini sebagai bukti jika pemerintah tidak tinggal diam dalam melindungi masyarakat dari ancaman COVID-19,” jelas dia.
Setelah meresmiskan Selter Karantina, Herman Deru meninjau sejumlah ruangan selter, dan dari kejauhan memberi motivasi bagi para pasien COVID-19 dari personel Polda Sumsel yang lagi menjalani perawatan.
Sementara, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri, MM mengatakan, Selter Karantina ini merupakan bangunan Hotel Grand Komala yang belum begitu dikenal. Jadi untuk sementara fungsinya dialihkan sebagai lokasi karantina COVID-19.
“Polres juga membuka selter di daerah masing-masing, dengan memanfaatkan asrama hingga barak yang tidak terpakai,” kata dia.
Walau tujuan awalnya diperuntukkan bagi personel Polda Sumsel dan keluarga, namun, Eko melanjutkan, pihaknya tetap melayani masyarakat umum yang ingin melakukan karantina.
“Saat ini sudah ada 3 orang personel Polda Sumsel yang sedang menjalani isolasi di Selter Karantina ini,” tandas dia. (aha)

















