PALEMBANG, fornews.co – Pemilihan Umum 17 April 2019 merupakan momen penting bagi rakyat Indonesia dalam menentukan pemimpin bangsa ini lima tahun kedepan.
Momen ini sangat berharga sehingga sangat disayangkan jika dilewatkan begitu saja. Termasuk bagi para perantau yang jauh dari kampung halamannya. Ada yang sudah mengurus persyaratan agar bisa menyalurkan suaranya di kota tempatnya bekerja, namun tidak sedikit yang belum mengurusnya karena kesibukan aktivitasnya.
Termasuk para pemain Sriwijaya FC yang saat ini disibukkan dengan latihan di Palembang. Padahal mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ada yang dari Pekanbaru, Bandung, Yogyakarta, Malang, Pasuruan, Blitar dan lainnya. Namun hingga H-1 pemungutan suara, mereka masih berkumpul di Palembang untuk berlatih.
Dilema itu pula yang dirasakan striker Sriwijaya FC Airlangga Sutjipto. Menurut Ronggo, sebagai warga negara yang baik semua rakyat Indonesia yang memiliki hak pilih harus berpartisipasi dalam Pemilu dengan menyalurkan suaranya. Untuk Pemilu kali ini, kata Ronggo, dirinya mengusahakan nyoblos di Palembang. Akan tetapi kabar buruknya, setelah diurus ofisial tim, para pemain Sriwijaya FC tidak bisa menyalurkan suaranya karena kurang persyaratan formulir A5 dari kota asal.
“Makanya saya juga bingung karena harus nyoblos ini. Kalau (tidak bisa) begini ya harus pulang dulu nih ke Bandung buat nyoblos. Rencana pulang besok pagi tapi saya berharap masih bisa diurus buat nyoblos disini,” ujar Ronggo ditemui usai latihan di lapangan Jakabaring Athletic Stadium, Selasa (16/04) sore.
Keinginan Ronggo menyalurkan suaranya begitu kuat. Bahkan jika sudah mendapat kepastian tidak bisa nyoblos di Palembang, dirinya akan segera pulang ke Bandung.
“Sebab keyakinan saya, satu suara penting untuk masa depan bangsa. Apalagi ini kan memilih pemimpin lima tahun sekali jadi harus kita manfaatkan dengan baik. Jangan sampai kehilangan banyak suara karena banyak teman-teman yang mau menyalurkan suaranya tapi gak bisa,” tukasnya.
Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi justru telah berada di kampung halamannya Solo. Kas izin pulang kampung untuk menyalurkan suaranya pada Pemilu Serentak besok.
“Iya saya pulang dulu mau nyoblos Pilpres. Pemilu apalagi Pilpres di lingkungan rumah saya itu penting sekali, makanya saya bela-belain pulang. Jangan sampai tidak memilih atau Golput, sebab kalau ketahuan sampai Golput, bisa susah kalau urus administrasi kependudukan,” ujar Kas saat dihubungi.
Untuk pemain Sriwijaya FC, kata Kas, diupayakan untuk menyalurkan suaranya di TPS terdekat dengan JSC. Hal itu diserahkan kepada manajemen dan ofisial tim.
“Kalau pemain lainnya nyoblosnya di Palembang. Tapi kalau ada yang masih sempat pulang ya silakan, soalnya besok latihan memang diliburkan,” tuturnya. (ije)
















