PALEMBANG, fornews.co – Bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan salah satunya bisa dilihat dari pembangunan RSUD Sumsel, yang bertaraf Internasional baik dalam segi fasilitas maupun tenaga dan pelayanan.
Demikian diungkapkan, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Ishak Mekki, saat menghadiri sidang senat terbuka dalam rangka Lustrum XI Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sriwijaya (Unsri) di Graha Unsri Palembang, Kamis (05/10).
Menurut Ishak, keberadaan rumah sakit tersebut, diharapkan dapat menambah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit dan meningkatnya pelayanan kesehatan. “RSUD Provinsi sudah dalam tahap akhir penyelesaiannya, diperkirakan april 2018 akan opening. Sekarang sedang dilakukan seleksi secara terbuka penerimaan tenaga baik PNS maupun non PNS,” terangnya.
Lanjut Ishak, pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat, agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.
“Seiring dengan program tersebut, perlu didukung oleh dokter sebagai tenaga kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam penyembuhan penyakit,” singgungnya.
Sambungnya, mahasiswa FK Unsri patut berbangga. Selain menjadi yang pertama dalam peyelenggaraan pendidikan dokter di Sumsel, sejak 1 Oktober 1962, untuk menjadi seorang dokter tidaklah mudah. Diperlukan pendidikan dan pelatihan khusus serta waktu yang cukup lama untuk mempunyai gelar dalam bidang kedokteran yang disertai standar kompetensi.
“Saya ucapkan selamat dan sukses untuk kegiatan Lustrum XI Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Semoga semakin sukses dan dapat berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan,” harapnya.
Sementara, Rektor Unsri Prof Dr Ir Anis Sagaf mengatakan, perguruan tinggi negeri (PTN) ini saat ini memiliki 10 program unggulan hingga tahun 2020. Sampai saat ini FK Unsri memiliki 17 program study dan telah menghasilkan ribuan alumni meliputi dokter umum, dokter spesialis dan lainnya.
“FK Unsri telah menyelesaikan layanan akademik secara online, ditunjang dengan sistem pembelajaran yang terkoordinasi hingga mampu menghasilkan lulusan tepat waktu. Selain itu, telah dilakukan kerjasama dengan berbagai universitas dalam dan luar negeri,” pungkasnya. (ibr)

















