SEKAYU, fornews.co – Berbagai persiapan terus dimatangkan Kabupaten Muba untuk menjadi tuan rumah yang baik pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), 24- 28 Juni 2019. Di antaranya meningkatkan kebersihan kampung dan lingkungan.
Giat bersih-bersih ini dilakukan oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba, sejak Jumat (14/06).
“Bersih-bersih ini memang sudah menjadi agenda rutin DLH, terlebih kita sudah mendapatkan piala Adipura. Namun, untuk menyambut KTNA nantinya di mana Muba merupakan tuan rumah, kami mengajak warga Muba mari kita tunjukkan kepada daerah lain bahwa warga Muba cinta akan kebersihan,” kata Kepala DLH Muba, Andi Wijaya Busro.
“Selain itu kami petugas kebersihan lebih dimaksimalkan lagi hingga H+3 pelaksanaan KTNA nantinya,” imbuhnya.
Andi Wijaya mengatakan, kegiatan bersih-bersih tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas kebersihan DLH Muba, namun juga diikuti secara antuasias oleh warga.
“Hari ini kita di pasar Talang Jawe, dan pedagang pun antusias ikut serta bersih-bersih untuk menyambut pelaksanaan KTNA nantinya,” ungkap Andi.
Selain giat bersih-bersih, DLH Muba juga melakukan pemasangan lampu penerangan dan lampu hias di sudut-sudut Kota Sekayu.
“Ya, ada penambahan lampu penerangan dan lampu hias juga, salah satunya di tugu masuk Kota Sekayu,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex menyebut euforia warga menyambut pelaksanaan KTNA XIII di Muba ini sangat begitu terlihat. Salah satunya antusiasme warga dalam gotong-royong bersih-bersih di Kota Sekayu.
“Muba sudah ditetapkan jadi tuan rumah Peda KTNA XIII Tingkat Provinsi Sumsel, maka kita wajib dan harus berupaya semaksimal mungkin menjadi pelaksana terbaik. Namun harus kita pahami dahulu terbaik dalam sisi apa, sehingga para OPD dan panitia besar dapat melaksanakan dengan baik, khususnya meberikan pelayanan kepada tamu-tamu kehormatan kita dari seluruh daerah se-Sumsel,” kata Dodi.
Menurut Dodi, untuk menjadi tuan rumah yang baik, jangan hanya memperhatikan persiapan acara pembukaan, tetapi secara keseluruhan hingga penutupan harus maksimal.
“Oleh karena itu pada even ini kita harus memberikan pelayanan terbaik dan konsisten kepada seluruh peserta Peda KTNA, baik itu mengenai akomodasi, kosumsi dan seluruh fasilitas-fasilitas yang dipergunakan para tamu,” ujarnya.(bas)

















