PALEMBANG, fornews.co – Jelang kunjungan tim inspeksi FIFA untuk meninjau kesiapan fasilitas stadion dan infrastruktur pendukung lainnya di Kota Palembang sebagai salah satu calon tuan rumah Piala Dunia U20 2021, Pemprov Sumsel menggelar rapat koordinasi lintas instansi.
Rakor ke-11 kali ini dilaksanakan di Kantor Dispora Sumsel, Selasa (03/03). Rapat dipimpin Sekretaris Dispora Sumsel Tri Wardaya dan dihadiri antara lain Kepala Disbudpar Sumsel Aufa Sarkomi, Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel Jamaluddin, juga perwakilan dari Asprov PSSI Sumsel, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Satpol PP dan OPD terkait lainnya.
Materi yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain persiapan lapangan, dukungan transportasi, keamanan, cuaca, objek wisata, penonton dan lain-lain.
Menurut keterangan perwakilan dari Dinas PUPR Sumsel, Amin, Pemprov Sumsel telah menganggarkan dana pada APBD tahun 2020 ini untuk renovasi Stadion Gelora Sriwijaya dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya. Adapun anggaran renovasi untuk Stadion Gelora Sriwijaya sebesar Rp5 miliar. Sedangkan untuk Stadion Madya Bumi Sriwijaya dana yang digelontorkan lebih besar yaitu Rp7 miliar.
Sementara itu, Faisal Mursyid dari Asprov PSSI Sumsel menyampaikan, Piala Dunia U20 diperkirakan berlangsung bulan Mei atau Juni 2021. Hal itu merujuk pelaksanaan Piala Dunia U20 2019 di Polandia.
Wakil Ketua Umum II KONI Sumsel, Jamaluddin mengatakan, KONI Sumsel sangat mendukung event sepak bola dunia tersebut. KONI Sumsel berharap semua stakeholder bekerjasama maksimal sehingga FIFA akhirnya memilih Sumsel sebagai salah satu host cities Piala Dunia U20 tersebut.
“Selain renovasi Stadion Gelora Sriwijaya yang menjadi venue utama pertandingan, jangan lupakan perbaikan fasilitas pendukung lainnya,” kata Jamal. (ije)
















