PALEMBANG, fornews.co – Tsunami yang menghantam perairan Pantai Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12) malam, menyisakan banyak cerita pilu.
Dari sekian banyak korban, salah satunya menimpa grup band Seventeen yang lagi manggung, di acara Employee Ghatering PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB) di Tanjung Lesung Beach Resort.
Baru saja band yang dimotori Ifan (vokal), Bani (Bass), Herman (Gitar) dan Andi (Drum) itu menyanyikan dua lagu, panggung tempat mereka berada langsung dihantam gelombang besar dari laut.
Dikutip dari TV.ONE, saat diwancarai Ifan Seventeen menuturkan, bahwa sebelum munculnya Tsunami, dia sudah melihat bara api dari Anak Gunung Krakatau. “Saya melihat bara di Gunung Krakatau itu posisinya sebelum manggung persis, sedangkan cuaca masih normal dari sore, semua aman tidak ada tanpa apa-apa. Kita juga tidak menerima himbauan apapun sama sekali, kalaupun memang ada ya itu tidak nyampe ke kita, ke pihak Villa atau pihak PLN,” tuturnya.
Ifan mengungkapkan, tidak mendengar suara apapun ketika air menerjang tenda panggung mereka. Karena, suara sound dari musik yang mereka mainkan cukup keras. “Jadi tidak mendengar suara apa-apa lagi dan juga mungkin orang-orang di depan panggung tidak mendengar apapun. Tiba-tiba langsung roboh aja. Sekarang (pagi ini) saya berada di klinik yang berada agak tinggi, kebetulan mungkin 60 persen keluarga yang selamat bersama saya. Namun yang lain pada mencar mencar,” ungkapnya. (tul)

















