JAKARTA, fornews.co – PT Freeport kembali menyetorkan deviden kepada pemerintah Indonesia setelah sejak 2014 absen.
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pada 2017 besaran deviden yang diperoleh Indonesia mencapai Rp1,4 triliun dari saham pemerintah yang masih di bawah 10%.
Dijelaskannya, terakhir kali Freeport memberikan deviden pada tahun 2013 sekitar Rp1,5 triliun. “Sejak tiga tahun lalu krisis di Freeport sehingga kita tidak pernah mendapatkan deviden lagi. Baru kali ini kita dapat,” jelas dia, sebagaimana dilansir Nadolu Agency, Senin (15/01).
Freeport dalam beberapa tahun sebelum ini menurut Askolani, masih melakukan konsolidasi usaha terutama terkait rencana divestasi saham kepada pemerintah sehingga tidak memberikan deviden kepada negara. (AA)

















