INDRALAYA, fornews.co– Nama Ustadz Abdul Somad akhir-akhir ini terus dimunculkan, terlebih di media sosial (medsos) untuk dijadikan salah satu kandidat Bakal Calon Wakil Presiden RI.
Terkait itu, seusai mengisi tabligh akbar di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga, Indralaya, Ogan Ilir, makan siang serta salat zuhur berjamaah, Kamis (2/8), UAS hanya memberikan statemen tentang eksistensi pesantren saat ini, khususnya menilai Ponpes RU yang selama ini telah banyak berkiprah dan berhasil mengirimkan banyak santri untuk menerima beasiswa Strata-1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Tak mau kehilangan moment, sejumlah wartawan terus mencecar pertanyaan tentang Cawapres, meski akhirnya tak ada sepatah kata pun jawaban yang keluar dari mulut UAS.
Dengan pengawalan cukup ketat dari tim rombongannya, UAS hanya menebar senyum tipis, dengan menundukkan pandangannya dan langsung berlalu.
Meski terus dicecar pertanyaan oleh wartawan, UAS beserta rombongan terus berlalu pergi seraya bersalawat yang terdengar lirih menuju mobil. Rombongan meninggalkan salah satu vila atau tempat istirahat para tamu Ponpes RU yang dijadikan tempat makan siang sebelumnya.
Sementara itu, pimpinan Ponpes Raudhatul Ulum, Ustadz Tol’at Wafa Achmad menuturkan, sebenarnya, terkait untuk dijadikan sebagai bakal cawapres, sepenuhnya dikembalikan kepada UAS, mau atau tidaknya. Namun atas nama umat dan ulama, ia mengaku sangat senang bilamana hadir di Indonesia ini calon-calon pemimpin yang akan membawa negara ini menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghafur.
“Sebagai bukti, sekarang ini kita mendapatkan Ustadz Abdul Somad sebagai pemimpin informal, bagaimana antusiasnya masyarakat, bagaimana masyarakat merindukan kedatangan beliau, kehadiran beliau, yang tentunya ini menjadi modal ke arah sana (Cawapres),” kata Tol’at Wafa dibincangi wartawan, Kamis (2/8).
Soal kelayakan untuk menjadi calon pemimpin, Tol’at Wafa menilai UAS salah satu sosok yang layak untuk menjadi orang ke-2 di tanah air ini.
“Kalau layak atau tidak, saya kira sangat layak, karena beliau hari ini secara de facto menjadi guru bangsa, yang telah membuat bangsa ini menjadi happy, senang, karena mendapat pencerahan yang bermutu dan menyenangkan,” tuturnya.
Sebagaimana beredar di medsos, UAS santer dikabarkan dan mendapat dukungan dari masyarakat, untuk mendampingi Prabowo pada Pilpres 2019 mendatang. (bas)

















