
PENDOPO, fornews.co – Banjir yang melanda Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Kelamatang Ilir (PALI), telah menggenangi halaman Sekolah Dasar (SD) Negeri 13 sehingga bangunan ini layaknya berdiri di atas danau. Beruntung bangunan sekolah tersebut panggung sehingga para siswa tetap dapat belajar.
Pantauan di lapangan Kamis (23/03), begitu jam istirahat belajar biasanya para siswa bermain di lapangan sekolah, namun kalai ini hanya bisa memaksimalkan teras sekolah berukuran panjang 40 meter dan lebar enam meter sambil berharap banjir surut, dengan wajah mereka yang tetap ceria.
Salah satu tenaga pengajar SD Negerj 13 Penukal Utara, Alkopri mengatakan, setiap tahun jika musim penghujan maka banjir sering terjadi. “Saat musim penghujan seperti sekarang, kondisi lapangan memang tergenang banjir. Malahan bisa sampai enam bulan. Tapi, saat musim kemarau lapangan kering dan bisa digunakan,” ujarnya.
Dia menyampaikan, sekolah yang didirikan pada 2015 lalu itu saat ini memiliki siswa sebanyak 197 siswa dari lima kelas yang ada. Bahkan, saat ini di sekolahnya terpaksa menerapkan sekolah pagi dan sekolah siang. “Karena sekolah baru punya empat ruangan, tiga ruang belajar dan satu kantor. Sedangkan untuk guru, baru berjumlah 13 orang, dua di antaranya berstatus PNS,” terangnya.
Sejauh ini, lanjutnya, belum pernah ada kejadian jatuhnya pelajar ke dalam air atau juga anak-anak yang bermain air ketika di sekolah. “Kami ada pengawas, jadi anak-anak ketika jam istirahat dilarang keluar masuk gerbang sekolah. Karena gerbang sekolah juga selalu dikunci,” tandasnya. (son)
















