KAYUAGUNG, fornews.co – Pasca kehadiran Kampung Tangkal Covid yang dikembangkan beberapa waktu lalu, kini di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tengah dikembangkan pula Kampung yang disebut Kampung Tangkal Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pengembangan kampung ini sendiri disebut-sebut sebagai inovasi dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.
Kampung Tangkal COVID-19 dan Karhutla ini terletak di Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI Sumatera Selatan. Minggu (14/06), Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri didampongi Bupati OKI, H Iskandar SE, Kapolres OKI dan sejumlah pejabat lainnya meninjau langsung kampung ini.
Dalam lawatannya ini, Irjen Pol Eko mengapresiasi pembentukan kampung tersebut karena bermanfaat membangun ketahanan masyarakat desa, terutama dalam menangani COVID-19 dan mencegah karhutla di daerah setempat yang tahun lalu termasuk 10 daerah paling banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan gambut.
Kapolda Eko dan Bupati Iskandar serta pejabat lainnya dalam kesempatan itu juga melakukan penanaman bibit sayuran dan menebar benih ikan dalam rangka ketahanan pangan. “Kegiatan ini dalam rangka membangun ketahanan masyarakat desa, terutama dalam konteks menangani Covid-19 juga dalam rangka menangani serta mencegah terjadinya karhutla. Dimana kita ketahui OKI termasuk daerah dari sepuluh daerah yang tahun lalu banyak terjadi karhutlanya tahun lalu,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pencegahan Karhutla merupakan strategi bersama sejak dini dengan terus memberikan edukasi kepada masyarakat. “Kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi kita dalam mencegah karhutla dan juga langkah preentif dalam membagun ketahanan pangan masyarakat itu sendiri, dibantu oleh stake holder yang berkolaborasi dengan TNI Polri dan Pemda untuk saling menjaga menanggulangi terjadinya karhutla dan walaupun ada karhutlah kita berharap lebih sedikit dari tahun lalu,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati OKI, H Iskandar SE mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan Polda Sumsel dalam menciptakan Kamtibmas yang kondusif serta dalam penanganan Karhutla nantinya. “Mudah-mudahan dengan bakti sosial Polda Sumsel ini dapat mempererat tali silaturahmi kita dalam rangka menuju masyarakat yang kondusif dan produktif,” ungkap Iskandar.
Bupati pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mencegah karhutla dan menjaga hutan. “Bagi masyarakat juga harus menghindari dan mencegah kebakaran secara bersama-sama, jadi mohon kepada pemerintah Desa dan petinggi – petinggi yang masuk dalam stakeholder ini untuk sama – sama mengajak mereka, membina mereka, mengedukasi mereka guna mencegah terjadinya karhutla,” tegasnya. (rif)

















