JAKARTA,fornews.co– Tingkat sadisme dan seks bebas di kalangan remaja Indonesia kian memprihatinkan. Hal ini ditandai makin tingginya angka pembuangan bayi di jalanan di sepanjang Januari 2018. Ada 54 bayi dibuang di jalanan di Januari 2018. Pelaku umumnya wanita muda berusia antara 15 hingga 21 tahun.
“Sepanjang Januari 2018 bayi yang dibuang di Indonesia ada sebanyak 54 bayi. Angka ini mengalami kenaikan dua kali lipat (100 persen lebih) jika dibandingkan dalam periode yang sama pada Januari 2017, yang hanya ada 26 kasus pembuangan bayi. Di 2017 angka pembuangan bayi di Indonesia tergolong tinggi dalam sejarah, yakni ada 179 bayi yang dibuang di jalanan, 79 tewas, 10 masih bentuk janin dan 89 berhasil diselamatkan. Sepertinya di 2018 ini trennya akan lebih meningkat lagi karena di Januari saja sudah naik 100 persen,” Neta S. Pane Ketua Presidium Ind Police Watch dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Neta, sebagian besar orang tua yang melakukan pembuangan bayinya itu lebih memilih menaruh jabang bayinya di jalanan. Dari 54 bayi yang dibuang di sepanjang Januari 2018, sebanyak 27 bayi bisa diselamatkan. Kondisi bayi dalam keadaan hidup. Hal ini dikarenakan warga dengan cepat membantu bayi yang ditemukannnya untuk dibawa ke puskesmas dan dilaporkan ke polisi. Sementara sebanyak 27 bayi meninggal dunia saat dibuang oleh orang tuanya.
Jawa Timur menempati posisi tertinggi dalam kasus pembuangan bayi di Januari 2018, dengan 15 kali kejadian. Di bulan yang sama tahun 2017 lalu, Jatim juga menempati peringkat pertama dengan 9 kasus. Sidoarjo sebagai kabupaten terbanyak kasus pembuangan bayi di Januari 2018, yakni ada tiga kasus pembuangan bayi, disusul Malang yang ada dua kasus. Setelah itu Surabaya, Mojokerto, Nganjuk, Jombang, Madiun, Ponorogo, Lamongan, dan Bangkalan masing-masing satu kasus.
Hingga akhir Januari, Jakarta dan Jateng, menempati urutan kedua paling banyak terjadinya pembuangan bayi. Yakni masing-masing ada enam kasus bayi dibuang. Jabar di urutan ketiga, ada lima bayi dibuang. Kepri dan Sulsel di urutan keempat, ada tiga bayi dibuang di jalanan. Daerah kelima rawan pembuangan bayi adalah Jogja, Sumsel, Sumut, Sumbar dan Aceh, masing masing dua kasus pembuangan bayi. Sedangkan peringkat enam dari jumlah bayi yang dibuang. Di Banten, NTB, NTT, Jalteng, Sultra dan Bali, masing-masing ada satu kejadian. (cng)

















