Fornews.co – PASCA diliburkan sejak Maret 2020 lalu akibat pandemi COVID-19, sejumlah liga top Eropa kini mulai menatap rencana untuk kembali menggulirkan pertandingan-pertandingannya. Setelah Bundes Liga Jerman memulai lebih dulu dua pekan lalu, kini sejumlah liga lain dikabarkanaoan segera menyusul seperti Liga Inggris, Serie-A, dan La Liga.
Di Itali, Serie-A diperkirakan akan kembali dilanjutkan pada 13 atau 20 Juni mendatang. Hal ini menyusul pernyataan dari Menteri Olahraga, Vincenzo Spadafora seperti dilansir dari Rai TG3.
Sementaraitu, tim-tim yang berlaga di Serie A sendiri dikabarkan mulai kembali menggelar sesi latihan, meski masih tetap menerapkan social distancing pekan lalu. Kondisi penyeberan COVID-19 di Italia juga terlihat semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang bagus, selain angka kasus baru yang terus mengecil, angka kematian per hari pun terus menunjukkan penurunan.
Federasi sepak bola Italia FIGC sendiri baru menyerahkan protokol medis, beberapa hari setelah para stakeholder menyepakati protokol soal latihan dengan kontak fisik. “Kami tengah mengusahakan dua kemungkinan tanggal untuk memulai laga-laga Serie A, pada 13 Juni atau 20 Juni,” ungkap Spadafora.
Atas pengajuan protokol kesehatanuntuk melanjutkan musim ini, Spadaforamenjelaskan keputusan akan diambil pada Kamis 28 Mei mendatang. Sejatinya, ada keputusan pemerintahyang melarang acara olahraga hingga 14 Juni mendatang.
Namun, liga bisa tetap digelar sebelum tanggal tersebut jika angka kasus baru dan kematian terus menurun. Lebih lanjut, Spadafora juga menyatakan ada kemungkinan Serie A bakal meniru Jerman yang menayangkan cuplikan gol secara real time di stasiun televisi pemegang hak siar dengan gratis.
“Di Jerman, Sky mencapai kesepakatan untuk menayangkan program highlights secara live ketika gol terjadi dan itu gratis, jadi kami pastinya mungkin mempertimbangkan hal seperti itu di Italia untuk menghindari fans berkumpul di bar,” ujarnya. (rif/*)
















