
PALEMBANG-Kemenangan 2-1 Sriwijaya FC atas Persija Jakarta dalam lanjutan turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Minggu (23/10) malam berlangsung dramatis.
Sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat gol Emmanuel “Pacho” Kenmogne menit 12, Laskar Wong Kito akhirnya mampu berbalik unggul dan memenangkan pertandingan melalui gol Supardi Nasir menit 65 dan TA Musafri menit 84.
Kemenangan ini menjadi kado terindah bagi pendukung Laskar Wong Kito pada perayaan hari ulang tahun (HUT) ke 12 yang bertepatan pada hari ini.
Tambahan tiga angka mendongkrak posisi SFC ke peringkat 3 dengan poin 43, menggeser Persipura ke urutan empat meskipun memiliki poin sama, dengan keunggulan produktifitas gol. Serta selisih 3 poin dengan Arema Cronus di posisi runner up dan 6 poin dari Madura United sebagai pemuncak klasemen.
Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengungkapkan, kemenangan ini tidak terlepas dari dukungan suporter yang tidak henti-hentinya memberikan semangat kepada pemain disaat tim tertinggal lebih dulu dan kerja keras seluruh pemain.
“Pertandingan sangat berat karena kita bermain di bawah hujan. Tapi karena hari ini ulang tahun SFC, pemain memiliki motivasi lebih untuk memenangkan pertandingan dan alhamdulillah, akhirnya kita bisa membalikkan keadaan,”ungkapnya usai laga.
Winger SFC TA Musafri menambahkan, keberhasilannya mencetak gol berkat dukungan seluruh pemain dan doa serta support dari masyarakat Sumatera Selatan.
“Mengenai selebrasi membuka kaos saat mencetak gol, itu saya lakukan karena emosional. Itulah bagian dari sepakbola dan itu diluar kesadaran saya. Saya mohon maaf, karena hal itu menyebabkan saya terkena kartu kuning,”ucapnya.
Gol itu dia persembahkan kepada SFC dan putri keduanya yang berulang tahun ke enam dua hari lalu. “Gol ini bagian persembahan saya untuk dia,”sambungnya.
Pelatih Persija Muhammad Alhadad mengatakan, pertandingan malam ini berjalan cukup seru dan menarik. Namun SFC lebih beruntung dan berhasil memenangkan laga.
“Persija bermain bagus sampai menit 75, tapi setelah kebobolan, moril pemain SFC naik dan ahirnya mereka mampu berbalik unggul 2-1,”katanya.
Pemain bertahan Persija Willian Pachecho menambahkan, babak pertama mereka bermain sangat baik dan mampu menciptakan banyak peluang. Tapi pada babak kedua, mereka bermain lebih bertahan lantaran sulit mengembangkan permainan dibawah hujan yang cukup deras.
“SFC bermain bagus, mereka layak menang. Setelah ini Persija akan bermain lebih bagus lagi,”janjinya. (har)
















