SEKAYU, fornews.co – Plt Bupati Muba Beni Hernedi menyaksikan langsung video conference Kapolri pada Rakor lintas sektoral persiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1439 H di command center Mapolres Musi Banyuasin, Selasa (05/06).
Pada kesempatan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, terdapat empat isu penting jelang Idul Fitri kali ini yaitu stabilitas pangan, arus mudik dan balik, bencana alam, serta terorisme.
“Mengenai stabilitas pangan, harga dan stok sudah mencukupi tidak ada alasan kenaikan harga. Namun perlu diwaspadai bersama (potensi) penimbunan beras oleh sekelompok pengusaha di momentum Lebaran ini untuk mendapatkan untung besar,” ujar Tito.
Mengenai terorisme, Kapolri juga meminta pemerintah daerah memberikan porsi anggaran ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar bisa aktif melakukan kegiatan-kegiatan untuk menetralisir penyebaran paham ideologi radikalisme. Sedangkan, untuk arus mudik dan balik, Kapolri memberikan atensi khusus ke jajaran kepolisian di provinsi Sumatra Selatan dan Lampung untuk mencegah dan menindak aksi begal dan pungli di jalanan yang meresahkan pengendara.
Merespons pernyataan Kapolri, Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, secara umum kondisi jalan di Kabupaten Muba cukup baik untuk dilalui pemudik. Diakui Beni, masih ada beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan, namun saat ini terus dilakukan perbaikan.
“Di Muba kita siapkan lima pos siaga ketupat, mobil derek dan personel akan disiagakan untuk kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya.
Beni menambahkan, bersama Polres Muba, Pemkab Muba akan membuat surat edaran bagi kendaraan angkutan barang atau truk dilarang melintas di jalan raya pada H-5 hingga H+5 Lebaran sebagai upaya memperlancar lalu lintas jalan. (ije)

















