PALEMBANG, fornews.co – Teka teki siapa yang akan memimpin skuat Sriwijaya FC di Liga 2 2019 mulai terkuak. Sinyal dari manajemen menguat ke sosok pelatih yang bersinar kariernya bersama Laskar Wong Kito, Kas Hartadi.
Kas adalah pelatih yang membawa Sriwijaya FC menjadi kampiun Indonesia Super League (ISL) yang sekarang bernama Liga 1, musim 2011/2012. Namanya pun kembali berkibar usai membawa Kalteng Putra promosi ke Liga 1 2019. Namun manajemen Kalteng Putra tak memperpanjang kontrak Kas dan menggantinya dengan Gomes De Oliveira untuk mengarungi Liga 1.
Dilepas Laskar Isen Mulang, Kas belum menemukan tim baru untuk ditangani. Mendengar Sriwijaya FC degradasi ke Liga 2, Kas pun berkomunikasi dengan manajemen untuk membantu klub yang membesarkan namanya ini kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Mudah-mudahan ada jalannya saya (kembali) ke Sriwijaya FC. Komunikasi dengan manajemen sudah (dilakukan) dan perkembangannya positif. Tinggal tunggu saya diminta datang ke Palembang saja,” ujar Kas yang berada di Solo saat dihubungi Kamis (14/03) sore.
Menurut Kas, jika dipercaya manajemen menangani Sriwijaya FC musim ini, maka tugas berat membangun tim dari nol bukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan. Pengalamannya menyusun skuat Kalteng Putra hingga mampu memastikan tiket promosi tentunya sangat bermanfaat.
“Kalau dipercaya (jadi pelatih) saya siap membangun komposisi tim dari nol lagi. Mudah-mudahan bisa kembali lagi ke Liga seperti Kalteng Putra yang baru saja promosi,” tuturnya.
Sebelumnya manajemen Sriwijaya FC menerima lamaran dari beberapa pelatih luar negeri. Selain itu, Sriwijaya FC juga berkomunikasi dengan pelatih-pelatih Nasional. Mereka di antaranya, Kas Hartadi, Jaya Hartono, Iwan Setiawan, dan Hartono Ruslan. Bahkan masih ada beberapa nama yang masih dimonitor manajemen.
“Kalau dari keinginan (Dirut PT SOM) Pak Asfan, kita prioritaskan pelatih lokal. Akan tetapi sebelum diputuskan, Pak Asfan minta diajukan nama-nama pelatih untuk dipertimbangkan,” kata Sekretaris Tim Sriwijaya FC Hendri Rizal.
Meski demikian, Rizal belum bisa memastikan kapan keputusan perekrutan pelatih diambil. Hanya saja, pada saat RUPS PT SOM Rabu (06/03) Dirut PT SOM meminta nama-nama pelatih dan pemain yang direkomendasikan untuk direkrut.
“Meeting berikutnya nama-nama itu sudah harus disetorkan ke Pak Asfan untuk diputuskan direkrut atau tidak. Tapi belum tahu juga kapan, mudah-mudahan awal pekan depan sudah ada kabar baik itu,” tuturnya. (ije)

















