SEKAYU, fornews.co – Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Apriyadi mengatakan, para pelajar SMA Negeri 5 Sekayu dan SMP Negeri 12 akan menggunakan Mess Korpri sementara waktu untuk kegiatan belajar mengajar, sebelum gedung sekolah olahraga yang dicanangkan selesai dibangun.
Sebelumnya, SMA Negeri 5 Sekayu menumpang di SMA Negeri 1 Sekayu, dan SMP 12 di SMP Negeri 8 Sekayu.
Mengenai hal ini, Sekda Apriyadi meminta Dispopar dan Disdikbud untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumsel dan kementerian terkait.
“Ini menyangkut soal kewenangan, karena kewengan untuk SMA sudah ke provinsi, jadi kita harus koordinasikan lagi dengan provinsi dan kementerian terkait,” kata Apriyadi dalam Rapat Pembahasan Pembangunan Sekolah Khusus Olahraga SMA Negeri 5 Sekayu, SMP Negeri 12 Sekayu, serta pengalihan Politeknik Sekayu dan Akper Sekayu, di Ruang Rapat Serasan Sekate Pemkab Muba, Rabu (16/01).
Sementara itu, mengenai pengalihan Akper dan Politeknik Sekayu, Apriyadi meminta agar dipersiapkan untuk diserahkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi untuk dialihkan pengelolaannya ke Universitas Sriwijaya (Unsri).
“Tahun ini kita sepakat dan targetkan aset dan SDM di Akper dan Politeknik Sekayu akan kita serahkan ke Kementerian Dikti, untuk itu kita harus komunikasikan dengan intens. Kita tidak bisa lagi membiayai karena terbentur undang -undang,” ungkapnya.
Apriyadi juga mengimbau, agar Politeknik Sekayu dan Akper belum diperkenankan menerima mahasiswa baru sebelum proses pengalihan pengelolaan selesai.(bas)

















