
KAYUAGUNG- Bupati OKI H Iskandar, SE mengklaim telah berupaya melakukan peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan PAD melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak dan retribusi daerah. Jawaban itu disampaikan Bupati OKI H Iskandar SE dalam tanggapan Bupati OKI atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD OKI mengenai raperda KUA-PPAS APBD 2017, di Gedung DPRD OKI, Selasa (15/11).
“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi masukan dan saran dari fraksi PDIP dan fraksi lainnya. Selama ini kami telah berupaya melakukan peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan PAD melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Perlambatan growth ekonomi memang sangat berdampak pada pendapatan per kapita. Namun itu semua disebabkan sejumlah indikator,” kata Bupati OKI H Iskandar SE.
Menurut Bupati OKI, peningkatan ekonomi seharusnya memberikan dampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Akan tetapi yang terjadi justru sebaliknya.
Iskandar menilai perlambatan pertumbuhan ekonomi lebih disebabkan oleh keterbatasan dalam kepemilikan dan penguasaan factor produksi. Untuk itu, pemerintah telah melaksanakan upaya untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pengurangan beban pengeluaran keluarga miskin dengan melaksanakan program bantuan beras miskin (Raskin), program Keluarga Harapan, Jamkesmas, Administrasi kependudukan gratis dan santunan kematian bagi keluarga miskin.
Sedangkan untuk meningkatkan pendapatan keluarga miskin, pihaknya telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat berupa bantuan bibit pertanian, perikanan, perternakan dan perkebunan. “Bahkan kami juga menyalurkan bantuan peralatan dan modal bagi UMKM hingga pelaksanaan pekerjaan fisik dengan melibatkan masyarakat setempat,”jelas Iskandar seraya menyatakan terhadap saran dan masukan dari fraksi PDI Perjuangan mengenai jalan poros antar desa maupun antar kecamatan khususnya di Kecamatan Lempuing, Mesuji Raya dan wilayah Pantai Timur terutama Kecamatan Air Sugihan akan menjadi perhatian pemerintah.
Begitupun soal masukan dari fraksi Demokrat terkait keamanan konflik lahan yang berimbas pada tindak kriminalitas di Kecamatan Mesuji dan Sungai Menang, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan Polres OKI untuk menindaklanjuti hal itu.
Sementara untuk pengawasan penggunaan dana desa, pihaknya telah menginstruksikan Inspektorat OKI untuk melakukan pengawasan, sesuai dengan tupoksinya.
“Kami juga menanggapi atas pemandangan fraksi Nasdem. Soal turunnya anggaran belanja langsung memang perlu dilakukan skala prioritas. Infrastruktur jalan pada Dinas PU BM dan PU CK akan menjadi perhatian kami, terutama pada kualitas fisik dan teknis lainnya. Belum terakomodirnya usulan aspirasi konstituen, nanti akan dibicarakan bersama dengan tim anggaran eksekutif,” terang Iskandar.
Disamping itu pula, pihaknya juga mengaku terus berupaya meningkatkan pelayanan pasien, sesuai standar pelayanan minimal. Mengenai asumsi dasar growth ekonomi akan disesuaikan dengan target nasional sebesar 5,2%.
Usai tanggapan bupati akan dilanjutkan rapat paripurna lanjutan dengan agenda laporan banggar pada Senin (21/11) mendatang.(fian)

















