
PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin menyikapi sikap represif oknum aparat terhadap mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) Kamis (03/08), akan melihat persoalan secara komprehensif.
“Tentunya kita tidak bisa melihat dari satu sisi. Seperti nonton film, itu tidak bisa sepotong, apalagi harus menyimpulkan karena bisa salah,” ujar Alex, kepada wartawan sebelum bertemu dengan perwakilan massa aksi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi (PT) di Palembang, berasama anggota dewan di DPRD Sumsel, Jumat (04/08).
Menurut Alex, terkait pemukulan mahasiswa oleh oknum aparat keamanan kampus dan polisi yang terekam kamera, dirinya belum melihatnya. “Saya juga belum lihat. Kalaupun liha, itu juga belum bia membuat kesimpulan. Jadi harus mendengarkan informasi dari semua pihat yang terkait,” imbuhnya.
Mengenai Uang Kuliah Tunggal (UKT), Alex menjelaskan, kalau dirinya akan mendalami masalah yang menjadi tuntutan mahasiswa Unsri (UKT). “Saya mau ketemu dan mendengar jajaran Rektor. Mungkin besok atau lusa, karena sekarang Rektor masih di luar (Malang). Jadi harus dengan dulu,” tegasnya.
Sambung Alex, jika mahasiswa sulit membayar biaya kuliah, orang nomor satu di Sumsel, ini mennyebutkan banyak program seperti beasiswa. Kendati demikian, beasiswa juga ada persyaratan yang harus dipenuhi, yakni pendidikan harus unggul dan lain-lain.
“Jadi intinya, sekarang saya tidak bisa menetapkan misalnya cabut ini atau cabut itu. Saya harus mendengar keterangan Rektor. Kalau mahasiswa sudah,” tukasnya, seraya mengatakan, Sumsel, merupakan daerah yang kondusif dan semua bisa diselesaikan baik-baik. (ibr)
















