
PALEMBANG, fornews.co – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) terapung di Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, tiba-tiba meledak saat hendak mengisi bahan bakar jenis premium untuk kapal jukung, Senin (15/05).
Akibat peristiwa tersebut, satu orang tewas Rudi (25), dan lima orang mengalami luka serius Herman (25) warga Desa lingkis, Banyuasin; Roni (19) warga Desa Lingkis, Banyuasin; Hasan Ashari (44) warga Kelurahan Mariana; Sahrudin (41) warga Mariana; Rusmala (41) warga Mariana.
Berdasarkan informasi yang di lapangan, kejadian bermula SPBU terapung milik H Aminudin, tersebut sedang mengisi premium ke kapal jukung milik Herman (25). Namun, saat pengisian berlangsung tiba-tiba SPBU tersebut meledak, dan menyambar dua kapal jukung yang ada di SPBU ikut terbakar.
Toni (25) saksi mata kejadian mengatakan, sekitar pukul 15.30 WIB dirinya yang sedang bekerja persis di tepian sungai mendengar suara ledakan. Setelah itu, iapun langsung lari keluar untuk menyelamatkan diri. “Saya takut ikut terbakar. Makanya langsung lari dan memberitahu warga,” ungkap Toni.

Sementara, Kapolsek Mariana AKP Nazirudin saat dikonfirmasi menyebutkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus meledaknya SPBU tersebut. “Ada satu korban tewas, limanya luka bakar sudah di bawa ke Palembang. Penyebab kita belum ketahui” kata Nazirudin.
Dari lokasi kejadian, menurut Kapolsek pihaknya mengamankan barang bukti berupa drum yang terbakar, mesin penyedot minyak, pipa selang minyak dan jerigen berisi minyak. “Kondisi SPBU saat ini sudah padam, dua kapal jukung ikut rusak akibat terbakar,” tandasnya. (bay)















