PALEMBANG, Fornews.co – Yopi, 30, salah satu spesialis pembobol bank asal Sumsel ini harus ditembak mati oleh Tim Subdit IV Jatanras Polda Metro Jaya. Lantaran, melawan petugas saat akan ditangkap, Senin (02/03).
Berdasarkan informasi, Yopi bersama ayahnya yakni Helmi, 50, telah melakukan aksi pembobolan bank hampir diseluruh Indonesia dengan menggunakan teknologi informasi. Karena itu, ayah dan anak ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Metro Jaya.
Saat akan ditangkap, Yopi berusaha melawan petugas sehingga harus diberikan tindakan tegas. Bahkan, petugas pun mendapatkan satu unit senjata api rakitan.
Aiptu Jakaria atau Jacklin Chopper salah satu anggota Jatanras Polda Metro mengatakan kedua pelaku ini sudah sering melakukan aksinya hampir diseluruh bank di Indonesia. Bahkan, aksi terakhir yang dilakukan kedua pelaku ini pada Februari yang lalu.
“Karena itu, kami melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku,” katanya saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Senin (02/03).
Pihaknya pun kemudian mendapatkan informasi keberadaan kedua pelaku ini di Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel dan langsung melakukan penggerebekan. Namun, salah satu pelaku melakukan perlawanan sehingga harus diberikan tindakan tegas. Sedangkan, satu pelaku lagi menyerahkan diri.
“Saat ini kami masih melakukan pengembangan terhadap Helmi untuk mendalami perannya,” tutupnya. (lim)

















