PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC akan berhadapan dengan PS TIRA di laga pekan 31 Liga 1 2018, di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (17/11) sore. Laga ini ibarat final bagi kedua tim yang sedang berjuang menjauhi zona degradasi.
Ketua Tim SAR Sriwijaya FC Syahrial Oesman mengatakan, dengan tambahan tiga poin pada pertandingan kontra PS TIRA lusa bisa memberikan Sriwijaya titik terang lolos degradasi. Namun hal itu diakui Syahrial tidak mudah, sebab sang lawan yang kini berada di peringkat 16 tentu tidak akan melewatkan kesempatan menyamai poin Sriwijaya yang tepat berada di atas mereka.
“Jadi lusa itu, ibaratnya pertandingan final degradasi. Siapa yang memenangkan laga besok tentunya terbuka lebar untuk lolos (degradasi). Insya Allah kita bisa,” kata Syahrial pada press conference di kantor DPW Partai NasDem Sumsel, Kamis (15/11).

Untuk itu, lanjut Syahrial, dirinya mengajak masyarakat Sumsel khususnya pendukung dan pecinta Sriwijaya agar mendoakan klub ini supaya lolos degradasi dan kembali berjaya di Liga 1. Sebagai bentuk dukungan moral terhadap perjuangan para pemain, pelatih dan ofisial, Tim SAR pun menyerahkan bonus kemenangan Sriwijaya atas Barito Putera hari ini.
“Saat (menang) lawan Perseru, Tim SAR melalui (manajer) pak Ucok, telah menyerahkan bonus sebesar Rp200 juta. Lalu hari ini kita juga sampaikan kepada perwakilan pemain bonus kemenangan atas Barito Putera sebesar Rp100 juta. Dana ini dihimpun dari masyarakat pecinta SFC. Harapannya pemain lebih serius dan semangat saat bertanding di lapangan,” tutur Syahrial.
Ditegaskan salah satu pendiri Sriwijaya FC ini, Tim SAR akan terus menjalankan komitmen sebagai tim yang dibentuk Gubernur Sumsel Herman Deru untuk menjaga SFC agar tidak terdegradasi musim ini. Oleh karenanya, kata Syahrial, dirinya dan juga anggota Tim SAR berharap agar PT SOM selaku pengelola SFC memikirkan dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan klub ini.
“Kami dari Tim SAR ini sifatnya hanya mendampingi, karena tetap pengelolaan klub ini tetap menjadi tanggung jawab PT SOM. Kami sangat paham aturan dan tidak akan offside dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing,” tegas Gubernur Sumsel 2003-2008 ini. (ije)

















