PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mendesak Sriwijaya FC di bawah komando Asfan Fikri Sanaf segera berbenah dan membentuk manajemen serta tim untuk menghadapi Liga 2 musim ini.
Tidak hanya itu, HD juga meminta kepada manajemen SFC agar bisa mandiri dalam pendanaan dan tidak bergantung pada Pemerintah.
“Saya sarankan kepada Pak Asfan sebagai pemegang wewenang take over ini segera membenahi (klub ini) dan jangan hanya “nyusu” sama Pemerintah. Bagaimana (kedepan) SFC ini bisa mandiri seperti banyak klub lain di Indonesia. Contoh saja Persib (Bandung) dan lainnya ternyata bisa mandiri. Tidak harus “nyusu” terus dengan Pemerintah, kan repot,” ujar HD di Griya Agung Palembang, Rabu (27/02) sore.
Masih terkait pendanaan SFC, HD berharap partisipasi dan dukungan dari pelaku usaha baik BUMN, BUMD maupun swasta. Salah satunya PT Bukit Asam (PTBA) yang santer dikabarkan akan membeli saham SFC.
“PTBA itu kita harapkan support-nya kalau sadar bahwa dia (beroperasi) di Sumatra Selatan ini, mengeksploitasinya. Artinya (imbal balik) harus memberikan kegembiraan dong bagi masyarakat Sumsel. Tapi tampaknya mereka menanggapi ini dengan baik,” tutur HD.
Mengenai proses pembelian saham SFC oleh PTBA, diakui HD bukan soal yang mudah. Sebab sebagai BUMN, PTBA diwajibkan mengelola keuangan sesuai aturan.
“Untuk pengambilalihan saham itu butuh proses, karena PTBA itu BUMN yang harus akuntabel, diperiksa BPK. Tentu (keputusan) itu harus melalui jenjang mulai dari komisaris, Menteri BUMN. Tapi itu urusan dialah, yang paling penting sekarang sudah take over dari manajemen lama dan kita benahi SFC ini,” tegasnya. (ije)

















