PALEMBANG, fornews.co – Elite Pro Academy Sriwijaya FC U16 membidik kemenangan atas tamunya PSMS Medan U16 pada laga pembuka Liga 1 U16, di Stadion Madya Bumi Sriwijaya Palembang, Sabtu (15/09).
Kompetisi level elite pro academy ini diikuti 18 tim dari para peserta Liga 1 level senior. Mereka terbagi dalam tiga grup yaitu Grup A terdiri dari Bhayangkara FC, PSIS Semarang, PS TIRA, Persib Bandung, Sriwijaya FC, PSMS Medan. Sementara di Grup B ada Bali United, Arema FC, Persija Jakarta, Persela Lamongan, Barito Putera, Madura United. Sedangkan Grup C berisikan Borneo FC, Perseru Serui, Persipura Jayapura, PSM Makassar, Mitra Kukar, Persebaya Surabaya.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan kompetisi U16 ini, yaitu pertandingan dilaksanakan dua kali dalam dua hari. Seperti saat menjamu PSMS Medan, Sriwijaya FC U16 akan bermain Sabtu (15/09) dan Minggu (16/09).
Pelatih Sriwijaya FC U16 Fauzi Toldo mengatakan, anak asuhnya telah siap 100% menghadapi kompetisi yang baru pertama kali digelar ini. Bertemu dengan PSMS di laga perdana, Fauzi optimis pemainnya mampu mengamankan poin. Apalagi pada pertemuan di trofeo belum lama ini, SFC U16 mampu mengalahkan PSMS.
“Target di pertandingan besok menang. Tidak hanya tiga poin tapi enam poin. Sebab dalam dua hari kita bermain dua kali lawan (PSMS) Medan,” ujar Fauzi pada pre match conference di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Jumat (14/09) sore.
Meski pernah mengalahkan PSMS di trofeo beberapa bulan lalu, Fauzi tetap melakukan evaluasi. Sebab PSMS pastinya melakukan berbagai pembenahan untuk membalas kekalahan tersebut.
“Sepulang dari turnamen di Sawangan Depok, anak-anak terus dipersiapkan baik fisik maupun mental. Menghadapi laga besok mohon doa dan dukungan masyarakat Palembang dan Sumsel untuk anak-anak putra asli daerah ini agar juga bisa berprestasi,” tutur mantan kiper Sriwijaya FC ini.
Sementara itu, Asisten Pelatih PSMS Medan U16 Hendri Dinal menegaskan, membawa 17 pemain ke Palembang bukan untuk kalah. Meski pernah dikalahkan di invitasi elite pro academy lalu, namun semua kekurangan telah dievaluasi dan PSMS Medan U16 telah siap 100% menghadapi Liga 1 U16 2018 ini.
“Target awal kami lolos dari penyisihan grup terlebih dahulu. Oleh karenanya, melakoni laga tandang target kami mencuri poin,” kata Hendri.
Menurut Hendri, turun di kompetisi yang baru pertama kali digelar ini semua tim masih buta kekuatan dan kelemahan lawan. Setiap tim masih meraba kekuatan pesaing. Hal itu membuat persaingan menjadi sangat terbuka.
“Belum ada yang namanya tim kuat atau tim lemah, semua masih sama. Kami sendiri sangat serius menjalani kompetisi level junior ini. Tim kami bermaterikan 24 pemain yang sudah kami bentuk dan persiapkan selama kurang lebih satu tahun,” tutup Hendri. (ije)
















