PALEMBANG, fornews.co – Manajemen Sriwijaya FC telah menemui dua calon pelatih Laskar Wong Kito musim 2020. Baik Kas Hartadi maupun Budiardjo Thalib telah memaparkan program mereka jika diberikan kepercayaan menangani Sriwijaya musim depan.
Pihak manajemen yang diwakili Direktur Teknik Indrayadi, Manajer Hendri Zainuddin dan Asisten Manajer Jamaluddin menemui keduanya secara terpisah. Budiardjo mendapat kesempatan pertama menjelaskan programnya. Pertemuan di lobi Hotel Grandkemang, Jakarta Selatan, itu berlangsung sekitar satu jam dan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB.
Setelah selesai berbincang dengan Budiardjo, manajemen pun beranjak ke tempat kedua di Sate Senayan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, sekitar pukul 13.10 WIB. Di tempat itu, manajemen menemui Kas Hartadi. Meski kontrak pelatih asal Solo ini bersama Sriwijaya baru akan berakhir Januari 2020, namun manajemen memposisikan Kas seperti halnya pelatih baru yang kembali ikut audisi kursi pelatih kepala. Kas pun diminta kembali memaparkan program untuk musim depan khususnya bagaimana bisa mencapai target promosi ke Liga 1 2021.
Usai menjalani fit & proper test ini, maka manajemen akan kembali mereview jawaban-jawaban yang dilontarkan dan mengkaji apakah program yang disampaikan sesuai dengan target dan keinginan manajemen.
“Untuk hasilnya dan pengumuman siapa pelatih Sriwijaya FC musim depan tunggu saja pekan depan kita sampaikan,” ujar Manajer Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Minggu (15/12) malam.
Kas Hartadi yang dihubungi mengatakan, pada pertemuan dengan manajemen Sriwijaya sudah menjelaskan semua yang ditanyakan. Mulai dari metode latihan, taktik, sampai materi pemain.
“Sudah pertemuan saya langsung pulang ke Solo. Sekarang ya posisinya menunggu. Kalau memang masih berjodoh dengan Sriwijaya saya akan kembali ke Palembang dan menyiapkan semuanya untuk memenuhi target yang ditetapkan manajemen promosi ke Liga 1,” tuturnya.
Sementara Budiardjo Thalib juga mengaku sudah menjalani fit & proper test oleh manajemen Sriwijaya. Menurutnya, hal yang ditanyakan manajemen Sriwijaya pun sudah biasa ditemuinya saat akan bergabung dengan klub baru.
“Soal keputusan kembali ke manajemen Sriwijaya,” kata pelatih yang membawa Persik Kediri juara Liga 2 2019 ini. (ije)

















