SEKAYU, fornews.co – Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Muba, Susy Imelda Beni menyatakan, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, menjadi salah satu wilayah yang menjadi pilot project keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Susy Imelda saat menjadi narasumber pada webinar edisi ke-4 TP-PKK mendukung program nasional penurunan stunting dan peningkatan sanitasi lingkungan, Rabu (20/4/2022).
Susy melanjutkan, setelah dilakukan identifikasi, ada potensi dan permasalahan di Desa Bukit Jaya, sebagai pilot project keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli lingkungan. Seperti, adanya sampah yang masih menumpuk dan berserakan. Masih ada lokasi banjir saat curah hujan tinggi dan ventilasi udara yang kurang baik.
“Sementara itu, potensi Desa Bukit Jaya ini semangat gotong royong masyarakat tinggi, swadaya masyarakat yang tinggi, tim desa tangguh dan tanggap bencana peduli lingkungan,” ungkap dia.
Anggota DPRD Sumsel itu menjelaskan, strategi pencapaian pilot project ini, dengan menyamakan persepsi tentang keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli lingkungan.
TP-PKK Muba, sambung dia, melakukan koordinasi dan bersinergi dengan dinas terkait dan pihak swasta dalam pelaksanaan Pilot Project. Kemudian mengadakan pembinaan dan sosialisasi tentang kegiatan pilot project ini.
“TP-PKK Desa menindaklanjuti pembinaan ke PKK dusun, dasawisma dan kader-kader PKK. Pembuatan bak sampah pada rumah-rumah yang belum memliki bak sampah secara swadaya. Mengimbau kepada seluruh masyarakat desa untuk menjadi anggota bank sampah. Serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” jelas dia.
Rencananya, terang Susy, kegiatan yang dilakukan hingga tahun 2024 itu diantaranya, meningkatkan peran serta masyarakat dalam project keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli lingkungan. Mengikuti kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis tentang keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli lingkungan.
Sementara, Wakil Ketua I TP-PKK Sumsel, Fauziah Mawardi Yahya menuturkan, webinar ini sebagai sarana sosialisasi edukasi dan inspirasi inovasi kreativitas yang berkaitan dengan 10 program pokok PKK.
“Tentu untuk meningkatkan pengetahuan anggota TP PKK sampai ke tingkat desa kelurahan, sebagai bekal dalam menjalankan perannya dalam melakukan pemberdayaan keluarga sehingga tercipta keluarga sehat maju dan mandiri,” tutur dia.
Webinar kali ini, kata Fauziah, mendukung pilot project dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan sanitasi lingkungan. Pilot project dan TP-PKK pusat juga ada di setiap Pokja. Pada Pokja 1 program unggulan pola asuh anak dan remaja di era digital. Pokja 2 program unggulan nasional gerakan keluarga Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi.
Ada 4 kabupaten/kota yang masuk pilot project yaitu Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Ogan Selatan, dan kota Palembang. (aha)
















