PALEMBANG, fornews.co – PT Lima Pasifik Energi ingin berinvestasi di Sumsel pada bidang pembangunan infrastruktur pipa transmisi gas bumi ruas Palembang Tanjung Api Api – Muntok. Rencana ini disampaikan perwakilan PT Lima Pasifik Energi di Griya Agung, Palembang, Jumat (26/1/2018).
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyambut positif rencana itu. Menurutnya, pembangunan pipanisasi gas bumi ruas Palembang Tanjung Api Api – Muntok lebih cepat lebih baik, mengingat batas akhir yang telah ditetapkan April mendatang harus sudah membuat feasibility study dan Front end Engineering Design.
Dikatakannya, momentum itu tidak selamanya ada, oleh sebabnya harus diambil tindakan yang cepat. Ia menuturkan pembangunan pipanisasi di Sumsel cukup yang simpel saja, tidak harus yang rumit.
“PT Lima Pasifik Energi kalau berminat ayo, mungkin PT Lima Pasifik ini di atas ekspektasi kita segerakan saja, bulan April itu deadline sudah membuat feasibility study dan Front end Engineering Design. Kita buat kesepakatan kalau memang PT ini mempunyai kemampuan untuk membuat feasibility study dan Front end Engineering Design,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Alex memamerkan pusat pertumbuhan ekonomi Sumsel yakni Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api Api (KEK TAA) yang saat ini menjadi lirikan para investor. Ia berharap investasi PT Lima Pasifik Energi tidak hanya berhenti di pembangunan pipa gas saja, melainkan kerja sama yang bisa dilanjutkan ke KEK TAA.
“Silakan PT Lima Pasifik Energi beserta mitra berinvestasi di Tanjung Api Api, selain pembangunan pipa gas. Sebab KEK TAA ini jauh lebih baik dari Special Economic Zone di mana pun,” pungkasnya.
Sementara itu, Operational Director PT Lima Pasifik Energi M Effendi dalam paparannya mengatakan, kompetensi PT Lima Pasifik Energi dalam mengelola usaha gas mendorong untuk membentuk badan usaha yang secara fokus dan profesional. Di mana, sumber daya dan aset serta jaringan bisnis yang dimiliki menjadi modal utama untuk mengembangkan dalam koridor nilai-nilai keberhasilan usaha minyak dan gas bumi.
“Misi PT Lima Pasifik Energi menyediakan pasokan gas bumi melalui pipa secara terpadu mulai dari Lapangan Gas dan atau Regasifikasi hingga ke offtaker yang berkepentingan, kemudian untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat dan pemangku kepentingan,” tuturnya.
Di akhir paparannya Effendi menambahkan, terkait fasilitas yang dibutuhkan dari Pemerintah Provinsi Sumsel adalah izin prinsip pemasangan jalur di ruas jalan Tanjung Api Api sebagai landasan hukum bagi pelaksanaan pemasangan pipa gas bumi. “Kami juga membutuhkan Right of Ways Bapak Gubernur, terkait izin penggunaan atau pembebasan lahan jalur pipa gas ruas Palembang – Tanjung Api Api,” pungkasnya. (bas)

















