PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC pulang dengan tangan hampa dari lawatan ke markas Persib Bandung. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (04/08) sore, Sriwijaya dipaksa menyerah dua gol tanpa balas.
Dua gol Persib dicetak di babak pertama melalui Jonathan Bauman (menit 16) dan Patrich Wanggai (29). Meski saling menciptakan peluang di babak kedua, namun tak ada lagi gol yang dicetak kedua tim.
Hasil di pekan 19 ini sangat berbanding terbalik bagi kedua tim. Tambahan tiga poin semakin mengukuhkan Persib di puncak klasemen dengan 35 poin. Sedangkan Laskar Wong Kito yang mengoleksi 26 poin terus tergusur ke papan bawah. Saat ini Sriwijaya berada di peringkat 10 klasemen sementara. Itupun masih rawan dilewati oleh Borneo FC yang baru akan memainkan laga pekan 19 di hari Senin (06/08).
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit mengatakan, tim ini merupakan warisan skuat pelatih sebelum saya. Para pemain ini 70% merupakan penghangat bangku cadangan dan jarang bahkan tidak pernah sama sekali masuk starting eleven.
“Perlu waktu untuk membangun chemistry antara pemain muda dan senior. Apalagi ini ada beberapa pemain baru yang masuk,” ujarnya pada post match conference di Stadion GBLA, Sabtu (04/08) sore.
Subangkit pun mengakui penampilan tim ini tidak ada pengaruh non-teknis. Kekalahan murni karena komposisi tim dan strategi yang digunakan Sriwijaya mampu diredam Persib.
“Kalau kendala saya rasa tidak ada. Yang penting manajemen sudah bicara dengan pemain masalah sebelumnya. Kedepan Insya Allah penampilan Sriwijaya bisa lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyun-koo mengatakan, seluruh pemain yang diturunkan sudah bekerja keras meraih hasil positif. Terbukti beberapa peluang yang didapatkan Sriwijaya mampu mengancam gawang Persib.
“Kita belum beruntung. Soal wasit saya tidak mau komentar tapi bisa dilihat sendiri bagaimana,” tutur pemain bernomor punggung 6 ini.
Sementara itu, Pelatih Persib Bandung Mario Gomez mengaku senang dengan kemenangan ini. Sebab dengan tambahan tiga poin, posisi Persib semakin mantap di puncak klasemen.
“Kunci (memenangkan) laga tadi adalah memanfaatkan setiap peluang yang ada. Saya juga apresiasi pemain pengganti yang justru berkembang saat pemain reguler absen,” kata pelatih asal Brasil ini.
Penyerang Persib Bandung Patrich Wanggai yang mencetak satu gol di laga tadi mengaku senang karena bisa membayar kepercayaan pelatih dan memberikan yang terbaik buat tim. Patrich pun tak mau mengatakan gol yang dicetaknya ke gawang Sriwijaya sebagai hukuman karena manajemen Sriwijaya melepasnya di akhir putaran pertama lalu.
“Gak ada dendam atau apa, profesional saja. Dimana saya kerja sekarang saya harus kerja untuk tim itu,” tegas Patrich. (ije)

















