PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC pulang dengan tangan hampa dari lawatan ke kandang Persiraja Aceh. Bermain di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Jumat (27/09) malam, Laskar Wong Kito menyerah 0-1.
Catatan apik Persiraja berlanjut di laga kandang ke-9 saat menjamu Sriwijaya. Keangkeran Stadion H Dimurthala tetap terjaga dimana belum ada satupun tim tamu yang mampu mencuri poin di stadion berkapasitas 20.000 penonton ini.
Sriwijaya yang melakukan rotasi hampir separuh tim reguler, sebenarnya tidak bermain terlalu buruk. Meski terus ditekan tuan rumah sejak kick-off, namun babak I berakhir imbang 0-0.
Tak mau kehilangan kesempatan meraup poin penuh di kandang, Persiraja meningkatkan intensitas serangan di babak II. Mengandalkan pergerakan cepat pemainnya, Persiraja membombardir pertahanan Sriwijaya. Menit 60, penetrasi Andre Abubakar di kotak penalti Sriwijaya dihentikan dengan sebuah tackling. Namun wasit Choirudin asal DI Yogyakarta menilai itu ilegal dan menghukum Sriwijaya dengan penalti. Beruntung, kesigapan Hendra Mole mampu mematahkan sepakan penalti Husnuzhon.
Gelombang serangan Persiraja tak berhenti di situ. Memasuki menit 65, Laskar Rencong mendapat tendangan bebas di depan kotak penalti Sriwijaya. Eksekusi yang diambil Ferry Komul melesat ke gawang Sriwijaya. Bola yang bisa ditepis Hendra Mole justru memantul kembali ke depan yang langsung disambar Luis Irsandi yang berada di depan gawang hingga tercipta gol untuk memberi keunggulan Persiraja 1-0.
Hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tercipta di laga yang disaksikan 10.125 penonton ini. Dengan hasil ini, persaingan di papan atas semakin memanas. Sriwijaya harus merelakan puncak klasemen dikudeta Persita Tangerang. Meski mengantongi poin sama 37, namun Sriwijaya kalah selisih gol. Sedangkan tambahan 3 poin membuat Persiraja membayangi kedua tim tersebut dengan 36 poin.

Pelatih Persiraja Aceh Hendri Susilo bersyukur timnya kembali meraih hasil positif di kandang. Hasil laga malam ini menurut Hendri menguatkan motivasi Persiraja melaju ke babak 8 Besar Liga 2 2019.
“Tiga poin alhamdulillah. (Hasil ini) bisa mempertegas lagi (peluang) kita ke 8 besar. Bicara pertandingan, malam ini Persiraja dapat perlawanan cukup bagus dari Sriwijaya,” ujar Hendri singkat.
Senada dengan pelatih, kapten Persiraja Aceh Mukhlis Nakata juga merasa puas dengan hasil ini. Kerja keras seluruh pemain di lapangan terbayar dengan mampu mengalahkan Sriwijaya yang lebih difavoritkan.
“Alhamdulillah kita bersyukur dengan kemenangan ini. Hasil ini menjadi modal besar untuk menghadapi laga-laga kedepan,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengucapkan selamat kepada Persiraja yang meraih 3 poin di kandang. Di sisi lain Kas pun tak lupa mengapresiasi pemainnya yang tampil baik di pertandingan tadi.
“Meski kalah tapi semua pemain telah bekerja dengan baik. Kita datang kesini target cuma dapat 1 poin, sehingga kita memang fokus menguatkan lini pertahanan,” kata Kas.
Striker Sriwijaya FC Yongki Aribowo menambahkan, sepanjang 90 menit pemain sudah berupaya menampilkan yang terbaik. Terbukti di babak I, Persiraja kesulitan mencetak gol. Bahkan gol Persiraja pun didapat melalui situasi set piece alias bola mati.
“Meski secara hasil kurang memuaskan, namun dari sisi kerja sama tim kita baik sekali,” tukas pemain bernomor punggung 19 ini. (ije)

















