
KAYUAGUNG-Lantaran takut melihat jarum suntik, salah satu teman pendonor lari tunggang langgang meninggalkan tempat aksi donor darah. Aksi donor darah di Lapangan Segitiga Emas Kayuagung itu dalam rangka menyemarakkan HUT OKI ke 71 tahun.
“Sebenarnya bersangkutan datang ke sini bersama rekannya dan keduanya ingin mendonorkan darah. Alhasil, rekannya mendonorkan darah, tapi rekan satunya berlari takut melihat jarum suntik,” kata Sekretaris PMI OKI Sirni Lestari, Rabu (12/10).
Dalam aksi donor darah dimulai 11-13 Oktober, pihaknya menargetkan mampu mengumpulkan sekitar 100 kantong darah.
Hingga saat ini, kata Sirni, tercatat sudah 40 kantong darah yang masuk dari berbagai jenis golongan darah.
“Kami meyakini hingga penutupan OKI expo, jumlah pendonor akan terlampaui dari target ditetapkan. Memang kami akui antusiasme masyarakat mendonorkan darah cukup tinggi dan kami sangat mengapresiasinya,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa untuk kebutuhan darah saat ini relatif mencukupi. Asumsinya rata-rata kebutuhan akan darah mencapai 150 kantong per bulan.
Usai mendonorkan darah, Amat, warga Kayuagung mengaku sering mendonorkan darahnya dua kali dalam sebulan dan aksi itu dilakukan untuk berbagi dengan sesama.
“Teman saya bernama Omi. Memang teman saya belum pernah sekali mendonorkan darah. Makanya saya mengajaknya kesini untuk mendonorkan darah. Tapi saat melihat saya diambil darah, justru dia takut dan pergi,” terangnya.(fian)

















