SEKAYU, fornews.co – Ada banyak hal yang bisa dilakukan seseorang untuk menghilangkan rasa penat maupun kejenuhan selepas rutinitas pekerjaan.
Bisa rekreasi ke suatu tempat keramaian, nonton bareng, atau bahkan mengunjungi sebuah destinasi wisata. Namun, semua itu tentunya butuh biaya yang tidak sedikit.
Nah, bagi Anda yang suka berekreasi namun tidak memiliki budget yang memadai, Taman Toga Sekayu solusinya.
Taman Toga tersebut terletak di belakang rumah dinas Bupati Muba dan telah dibuka untuk umum pada akhir tahun lalu.
Berada di atas lahan sekitar 1 hektar, Taman Toga dihiasi berbagai tanaman. Mulai tanaman buah hingga bunga dengan warna-warni.
Keindahan tanaman dan keunikan bunganya inilah yang menjadi spot bagi anak muda dan masyarakat untuk berswafoto (selfie) atau foto bersama (wefie).
Istri Bupati Muba, Thia Yufada Dodi Reza, misalnya. Ia pun tergugah berpose di bawah salah satu tanaman buah yang sedang memutik dan berguguran.
Serbuk sari berwarna merah muda yang berguguran, menjadi daya tarik Thia untuk mengabadikannya ke galeri foto.
Pohon tersebut menjadi spot unggulan dan banyak diunggah oleh masyarakat ke media sosial seperti Instragram dan Facebook.

Selain itu, ada juga pohon lainnya. Di mana, daun berguguran menjadi latar belakang foto yang dianggap indah oleh sejumlah pengunjung dan menjadi rebutan anak muda untuk berswafoto. Bak bunga Sakura yang sedang berguguran di Jepang.
“Tempatnya sejuk, bunga-bunganya cantik sehingga bisa dijadikan spot untuk kita selfie, kemudian kita upload di media sosial,” kata Rita (25), gadis asal Kecamatan Plakat Tinggi ini.
Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Sekayu ini, juga mengungkapkan, bahwa salah satu pohon yang menjadi spot foto karena keunikan bunganya.
“Ada pohon yang bunganya mirip dengan bunga Sakura (di Jepang), sehingga harus antre kalau mau berfoto di situ,” ucapnya.
Maka itu, katanya, tidak perlu jauh-jauh kalau untuk bersantai dan menghilangkan kepenatan setelah belajar, cukup di Sekayu saja. Karena selain gratis, spot fotonya banyak, lokasi yang nyaman serta sesuai di kantong mahasiswa.
“Sesuai di kantong kami mahasiswa, walaupun banyak juga bukan mahasiswa yang datang ke sini,” tutupnya.(bas)

















