PALEMBANG, fornews.co – Musim hujan mulai melanda berbagai wilayah di belahan Provinsi Sumsel. Dampaknya, sejumlah wilayah belakangan ini diterpa banjir, salah satunya Kota Palembang.
Melihat fenomena ini, Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Wakil Gubernur Mawardi Yahya dan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Darma Budhi, meninjau langsung saluran Sungai Baung, Simpang Lima Hotel Arista yang meluap dan menyebabkan banjir di Kota Palembang, Senin (10/12).
Kedatangan HD ke Sungai Baung dilakukan secara spontan, karena kantor gubernur dikepung banjir. Ia ingin memastikan pompa air berfungsi sebagaimana mestinya.
“Saya sengaja datang langsung ke sini bersama Wakik Gubernur Pak Mawardi Yahya beserta OPD terkait, untuk melihat langsung saluran yang meluap dan mengakibatkan banjir. Kita (Pemprov Sumsel) akan segera mencari solusi untuk mengatasinya, agar tidak terjadi lagi kejadian serupa,” ungkapnya
“Setelah kita lihat, ternyata pompa berfungsi, namun karena curah hujan cukup deras yang membuat sungai meluap dan tumpah ke jalan,” imbuhnya.
Untuk itu, ia mengintruksikan OPD terkait memback-up dan membantu Wali Kota Palembang cepat tanggap dalam menangani persoalan banjir, sehingga tidak menjadi keluhan masyarakat.
Dan untuk meminimalisir kemungkinan bencana banjir yang disebabkan curah hujan yang cukup deras, HD mengimbau setiap kepala daerah untuk stand-by di daerahnya masing-masing.
“Pemprov Sumsel berkomitmen membantu memberikan solusi terbaik. Saya mengimbau kepala daerah, musim hujan ini stand by di daerahnya. Sedangkan untuk masyarakat jangan membuang sampah yang membuat saluran air tersumbat. Bersama-sama kita menjaga kota kita ini,” tukasnya.(bas)

















