BacaJuga
PALEMBANG, fornews.co-Karakteristik track rally di perkebunan tebu kawasan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), menjadi tantangan para pembalap yang akan berpacu pada speed rally bertajuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally of Indonesia South Sumatera seri I, Indralaya – Ogan Ilir, pada 18-20 Agustus 2017 mendatang.
Ketua PP IMI, Sadikin Aksa mengatakan, sebenarnya event kali ini merupakan event terbaik IMI. Karena, jalur di Indralaya ini merupakan rute yang dirindukan para pe rally, selain rute di Medan. Karena rute di Medan rutenya hilang, jadi pilihan jatuh ke rute Indralaya.
“Karakteristik rute rally di Ogan Ilir lengkap, ada lumpurnya, tanah hitam dan pasirnya. Track disini beda dibanding Makasar dan Medan, karena kecepatan pembalap mampu mencapai 200km/jam, ini yang menjadi tantangan pebalap Indonesia,” ungkapnya, saat memberikan keterangan pers di Griya Agung, Jumat (11/08).
Sadikin Aksa melanjutkan, IMI sendiri sangat berharap rally di Sumsel, khususnya di Indralaya – OI ini, bisa menjadi pijakan bagi pembalap- pembalap nasional. Selain menggelar kejurnas, pihaknya juga akan mempersiapkan Sumsel sebagai tempat penyelenggarakan seri Asia Pasifik.
“Sekarang speed rally tidak ada kejuaraan dunia, sedangkan Indonesia sudah punya nama, karena telah gelar pada 1997 lalu. Sementara daerah terdekat untuk menyelenggarakan rally dunia itu ada di Ogan Ilir, Sumsel. Karakrer Sumsel sangat dirindukan pembalap-pembalap nasional,” terangnya.
Sementara, Bupati Ogan Ilir (OI), Ilyas Panji Alam menyampaikan, pihaknya siap membantu penyelenggaraan Kejurnas Rally of Indonesia South Sumatera seri I ini. “Harapan kami, Inderalaya bisa menjadi terkanal di seluruh wilayah Indonesia. Kami juga sudah membuat panitia lokal untuk membantu kejurnas pada 18-20 Agustus mendatang,” katanya, seraya menambahkan, pada kejurnas kali ini ada dua lomba, yakni sprint rally yang menempuh jarak 13 kilometer, dan speed rally yang terbagi dalam sepuluh Special Stage (SS) dengan total jarak tempuh 140, 68 kilometer. (tul)

















