YOGYAKARTA, fornews.co—Tawuran massal dua ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) pada Ahad (21/4/2019) malam, pukul 22.16 WIB membuat Kota Bunga Magelang mencekam.
Kedua kelompok saling lempar benda keras seperti batu dan botol. Mereka juga menggunakan bambu-bambu yang dicabut di sepanjang Jalan Tidar-Jalan Ikhlas.
Dari keterangan polisi setempat, diduga tawuran dipicu karena perkelahian antara anggota PP Junaidi dan Joned dengan Heri Prasetya alias Tiyok dari GPK Kota Magelang.
Akibat kejadian tersebut, aparat gabungan dari kepolisian dan TNI sempat menutup Jalan Pemuda Shoping di sekitar Pasar Rejowinangun agar kerusuhan tidak menjalar parah.
Kapolres Kota Magelang AKBP Idam Mahdi SIK menjelaskan, keributan yang terjadi pada Ahad malam merupakan kelanjutan dari insiden antara dua kelompok yang terjadi sebelumnya.
Pantauan di lokasi, beberapa kali polisi mengeluarkan tembakan peringatan kepada kedua kelompok bertikai.
Meski begitu polisi tidak terkonsentrasi terhadap senjata tajam atau barang bukti untuk diamankan, mereka berupaya melerai kedua kelompok untuk berhenti. (adam)
Ikuti juga fornews.co di instagram

















