SEKAYU, fornews.co – Pemerintah Kecamatan Babat Supat bersama TP PKK Babat Supat memberdayakan masyarakat untuk membuat wadah anyaman sebagai tempat daging kurban pada Idul Adha tahun ini. Hal ini sebagai upaya menekan penggunaan kantong plastik.
“Jadi, hasil anyaman yang dibuat warga Babat Supat ini khususnya kalangan emak-emak akan dimanfaatkan untuk wadah atau kemasan pendistribusian daging kurban pada perayaan Idul Adha,” ujar Camat Babat Supat, Rio Aditya, Senin (27/07).
Menurut Rio, kegiatan ini sudah dimulai dua minggu yang lalu dengan melibatkan kelompok masyarakat atau ibu-ibu rumah tangga dan organisasi kepemudaan. “Hasil anyaman tersebut dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi mereka,” bebernya.
Lanjutnya, pihaknya juga melalui surat resmi nomor B-800/119/KEC.BS-SEK/VII/2020 tanggal 16 Juli 2020 telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala Desa untuk dapat memberdayakan warga desanya masing-masing dalam penyediaan kemasan non plastik tersebut.
Ia menambahkan, Pemerintah Kecamatan juga mengimbau kepada perusahaan yang ada di Babat Supat untuk mendukung program tersebut dengan menyediakan kemasan non plastik untuk dipergunakan saat hari raya kurban.
Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza mengapresiasi gerakan TP PKK Babat Supat bersama masyarakat dalam upaya menekan penggunaan sampah plastik pada saat Idul Adha.
“Gerakan ini sangat baik sekali, memberikan kontribusi untuk menekan pemakaian plastik kemasan, dengan produk anyaman juga bisa menambah penghasilan warga,” terangnya.
Wanita Inspirasi Sumsel ini juga mengajak seluruh TP PKK di Kecamatan lainnya di Muba berkreasi untuk turut menekan penggunaan pemakaian plastik kemasan.
“Mari sama-sama gencarkan dengan inovasi masing-masing agar sampah plastik kemasan berkurang drastis,” tukasnya. (ije)
















