PALEMBANG, fornews.co – Perubahan perilaku dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) terus didorong. Hal ini semakin digencarkan melalui sosialisasi-sosialisasi agar masyarakat mematuhi penerapan protokol kesehatan.
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Nasional, Dr Soni B Harmadi mengungkapkan, perubahan perilaku dengan kebiasaan baru di tengah masyarakat ini sangat diharapkan untuk mencegah penularan virus Corona. Menurutnya, dalam penelitian disebutkan bahwa bila kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan penerapan 3 M bisa didorong maka penularan COVID-19 bisa ditekan.
“Kita ingin mengatasi COVID-19 harus dari hulu, menempatkan masyarakat sebagai ujung tombak. Dokter dan tenaga kesehatan kita sangat terbatas sehingga penularan harus dicegah, pasien semakin banyak dengan pelayanan kesehatan terbatas maka masalah akan semakin banyak. Jangan biarkan dokter kelelahan, tenaga kesehatan kelelahan, tapi kita harus mendorong perubahan perilaku sehingga bisa mencegah penularan,” ungkapnya dalam Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku melalui virtual, Jumat (02/10) pagi.
Untuk mendorong penerapan ini, pihak Gugus Tugas merangkul pihak BKKBN hingga penyuluh KB baik ASN maupun Non ASN untuk turut mensosialisasikan kepatuhan penerapan protokol kesehatan ini. Karena yang menjadi target dan fokus pada sosialisasi ini adalah keluarga, komunitas.
“Melindungi keluarga dengan mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai muncul klaster keluarga lebih banyak. Untuk itu disadari bahwa kita ini membawa virus dan bisa saja menularkan kepada orang yang rentan,” ujarnya.
“Target perubahan perilaku, jadi kita dorong perubahan perilaku. Disamping itu kita dorong juga untuk ibadah sesuai kepercayaan masing-masing, kalau untuk imun kita imbau untuk makan teratur dan bergizi, olahraga dan berbahagia bersama keluarga,” tuturnya.
Masih kata Soni, tahu saja tidak cukup tapi bagaimana menerapkan protokol kesehatan dan 3 M ini dalam keseharian. Agar apa yang disampaikan ini betul-betul tertanam di masyarakat, penyuluh atau pihak yang mensosialisasikan hal ini harus memberi contoh bagaimana menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan benar.
“Kalau tidak bisa jadi contoh bagaimana mungkin kita bisa mengajak orang-orang untuk menerapkan (protokol kesehatan),” tegasnya. (rif)
#satgascovid19 #ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker #jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan #cucitanganpakaisabun
















