PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC kembali meraih hasil minor pada laga pekan 20 Liga 1 2018. Bermain di Stadion H Agus Salim, Padang, Yuu Hyun-koo dkk ditundukkan Madura United 1-2.
Gawang Sriwijaya yang dijaga Teja Paku Alam dibobol dua kali oleh pemain impor Madura masing-masing Zah Rahan Krangar di menit 56 meneruskan umpan Mamadou Samassa dan menit 84 giliran Samassa yang mencatatkan namanya di papan skor setelah mengeksekusi umpan Greg Nwokolo. Sriwijaya hanya mampu membalas 1 gol melalui penalti Alan Henrique di menit 90+7.
Hasil ini membuat Madura kembali ke peringkat 2 klasemen sementara dengan 33 poin dan hanya berselisih 2 poin dari Persib Bandung di puncak klasemen. Sementara bagi Sriwijaya, kekalahan ini merupakan yang ke delapan di musim ini. Dengan raihan poin 26, Sriwijaya masih tertahan di peringkat 12. Posisi Sriwijaya saat ini masih bisa disalip Persebaya Surabaya jika pada pertandingan besok bisa mengalahkan Barito Putera.
Pelatih Sriwijaya FC Subangkit tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya dengan hasil laga tadi. Padahal sebelum laga, tim optimis mampu memenangkan laga atau paling tidak menahan imbang Madura.
“Hasil hari ini memang tidak memuaskan. Pada pertandingan ini, saya memang mencoba melakukan perubahan dalam system of play dengan memaksimalkan pemain yang ada,” ujar Subangkit pada post match conference di Stadion H Agus Salim, Padang, Sabtu (11/08) sore.
Perubahan yang dimaksud Subangkit adalah penerapan formasi 3-5-2. Namun di lapangan, para pemain tampak kesulitan memainkan pola tiga bek tengah sejajar itu. Oleh sebab itu, pada babak kedua Subangkit mengembalikan pola permainan ke skema yang biasa dimainkan yaitu 4-2-3-1.
“Di babak pertama tidak maksimal. Lini depan masih tumpul dan lini tengah kita juga selalu kalah dalam perebutan bola, sehingga serangan yang dilakukan tidak berhasil mencapai gawang lawan. Sebaliknya, tim lawan justru bermain dengan lebih efektif dan sering kali melakukan counter attack cepat yang terlambat diantisipasi anak-anak,” tuturnya.
Sementara itu, Pelatih Madura United FC Gomes de Oliviera mengaku sangat senang, karena tim asuhannya dapat mewujudkan target meraih tiga poin di pertandingan kali ini.
“Kemenangan hari ini sangat penting bagi perjalanan kita di kompetisi. Apalagi dengan tambahan tiga poin ini, kita bisa menempati posisi kedua di papan klasemen sebelum libur,” terangnya.
Meski begitu, juru taktik asal Brasil ini meminta kepada pemain untuk tidak berpuas diri dan harus terus berusaha meningkatkan performa tim, agar lebih baik lagi.
“Kita akan memanfaatkan jeda kompetisi untuk berlatih lebih keras lagi, karena masih banyak pertandingan yang harus kita hadapi. Saya sangat puas dengan penampilan pemain, mereka dapat menjalankan instruksi sesuai yang saya inginkan di lapangan dan dapat menjaga konsentrasi hingga menit akhir,” pungkasnya. (ije)

















