PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC menuai kekalahan 0-2 dari Persebaya Surabaya di laga terakhir Grup B Piala Gubernur Kaltim 2018 di Stadion Batakan, Balikpapan, Rabu (28/2) malam. Meski bermain spartan, namun Laskar Wong Kito sulit mengimbangi permainan agresif Green Force.
Sejak laga dimulai, kedua tim yang menurunkan mayoritas pemain muda saling berebut dominasi permainan. Persebaya yang lebih dominan di lini tengah mendikte permainan. Peluang demi peluang dihadirkan jawara Liga 2 ini. Akhirnya gawang Sandy Firmansyah benar-benar jebol di menit 45+1. Tanpa pengawalan berarti, Fandi Eko Utomo menyontek bola sodoran Ricky Kayame di dalam kotak penalti.
Masuk babak kedua, SFC coba lebih agresif. Menit 48 kerja sama Patrich Wanggai dan Nur Iskandar diteruskan Rizsky Dwi Ramadhana dengan sepakan keras jarak dekat yang menggetarkan jala gawang Dimas Galih. Sayang gol dianulir karena Rizsky lebih dulu terperangkap offside.
Tekanan terhadap SFC semakin menjadi. Puncaknya di menit 61, Ricky Kayame kembali menusuk pertahanan SFC dan melepas umpan ke tengah kotak penalti yang mendarat di kaki Osvaldo Haay. Diawali gerakan memutar, pemain muda itu melepas sepakan mendatar yang tak mampu dihalau Sandy. Persebaya unggul 0-2.
Selepas gol kedua itu, SFC terlihat semakin kesulitan lepas dari tekanan. Hingga wasit Tugino meniup peluit panjang, SFC tak mampu mengejar gol Persebaya.
Usai laga, Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menilai Persebaya layak menang di pertandingan hari ini. Meski demikian, RD juga mengapresiasi semua pemain yang sudah tampil maksimal di ajang Piala Gubernur Kaltim ini.
“Selamat buat Persebaya. Mereka menang karena bermain lepas, sangat variatif, dan pergerakan mereka sulit dikontrol. Pemain saya juga sedikit terbawa ritme Persebaya sehingga agak terlambat antisipasi. Tapi secara umum anak-anak sudah mengeluarkan kemampuan 100%, mereka berupaya mengimbangi dan beberapa perubahan saya coba untuk mengimbangi tapi sudah terlambat karena tertinggal 2 gol,” ujar RD.
Sementara winger Sriwijaya FC Nur Iskandar mengatakan, sebenarnya pemain sudah maksimal menjalankan instruksi pelatih. Hanya saja tim sedikit lengah dan kurang fokus di penjagaan sehingga kecolongan. “Ini akan dijadikan pelajaran buat kedepan kami lebih baik lagi,” kata Nur.
Pelatih Persebaya Surabaya Angel Alfredo Vera mengatakan, para pemain bermain bagus dan bisa mengontrol pertandingan dari awal sampai akhir. Alfredo menilai semua lini bermain sesuai harapan dan kemenangan hanya soal bonus dari apiknya permainan Persebaya. “Saya puas pemain main bagus,” tukasnya. (ije)

















