PALEMBANG, fornews.co – Menko Polhukam, Wiranto menyampaikan, agar semua pihak untuk menghentikan polemik pembelian senjata oleh Badan Intelijen Negara (BIN) yang diungkapkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu.
Wiranto menilai, saat ini kondisi masih aman dan terkendali oleh komando dan koordinator kementeriannya. Seluruh senjata akan digunakan dalam mendukung kegiatan latihan.
“Semuanya sudah clear dan sesuai dengan aturan undang-undang yang ada. Untuk itu, mulai saat ini permasalahan yang menjadi sorotan ini harus segera diakhiri, karena negara indonesia dalam keadaan aman,” tegasnya, usai memberikan pengarahan di hadapan ribuan mahasiswa, pada Apel Bela Negara dan Pansila di lapangan sepak bola kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Rabu (28/09).
Di awal sambutan, Wiranto mengatakan bahwa kesadaran ini sudah muncul secara otomatis dan para mahasiswa ini akan menjadi agen untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan NKRI, Pancasila, UUD dan Bhinneka Tunggal Ika. Sudah tentu, semua berharap bukan hanya di UIN saja, namun universitas lain harus melakukan hal yang sama sehingga semakin banyak agen bela negara.
“Mereka ini sudah sangat teruji, karena sudah sangat disipilin dan meraka sangat setia kepada negara dan bangsa. Hal itu dilakukan dengan ikrar setia, dan ketika melakukan apel mahasiswa ini sangat displin karena tahan berdiri dengan waktu yang cukup lama,” katanya.
Mantan Ketua Umum Hanura itu menerangkan, dengan adanya agen bela negara ini akan menepis ancaman, yang justru datang dalam negeri bukan dari luar negeri.
“ini menunjukkan bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipecah belah oleh siapa, kita harus terus memberikan pemahaman kepada negara dan bangsa. Karena NKRI adalah harga mati,” tandasnya. (tul)

















