Oleh : sidratul muntaha
Satu persatu kilauan tunas-tunas baru di tanah Sriwijaya muncul kepermukaan. Lahirnya para pemuda yang memiliki kecerdasan, dinamis dan punya potensi besar untuk melanjutkan pembangunan, seolah mereprestasikan bahwa estafet ketokohan di Sumsel harus bergeser.
Setidaknya, beberapa poin itu mewakili diri M Noverian Aditya Putra, jebolan Universitas Indonesia (UI), Fakultas Ekonomi and Bisnis (FEB) Jurusan International Business Management 2012 – 2016 dan Korea University Business School, Jurusan International Marketing, yang sudah memberikan kontribusi untuk petani kopi di Kota Bogor.
Karena pada akhir 2017 lalu, Eri-sapaan akrabnya, diberi kesempatan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, untuk membina dan membangun perkebunan kopi di Kabupaten Bogor.
Di Bogor, Eri sedikit banyak memberikan penyuluhan tentang cara memproses kopi dengan baik, membina desa agar menjadi potensi pariwisata berbasis komunitas, membuka akses langsung ke pasaran, dan membantu mendirikan koperasi agar para petani memiliki badan hukum, yang bisa digunakan untuk berdagang dengan pembeli secara langsung. Bersamaan dengan kerjasama tersebut, Eri sudah memulai menjalankan kebun kopi percontohan yang dikelola bersama petani sekitar dengan nama Java Kirana Estate.
Memang, Eri-sapaan akrabnya, belum memberikan apa-apa untuk Sumsel. Tapi untuk ke depan, dengan semua bekal dan ilmu, bukan tidak mungkin akan ada banyak hal yang akan diperbuatnya untuk kampung sendiri.

Saat dijumpai di kediamannya Komplek Villa Damai, Palembang, beberapa waktu lalu, dan diajak berbincang-bincang tentang semua yang diterapkannya, ternyata memang pemuda ini sangat friendly. Putra sulung pasangan dari H Roliansyah Basnan dan Hj NA Ernawati itu, tidak memberikan jarak dan menunjukkan ke-jaim-annya, layaknya pemuda yang mengetahui kepandaian dirinya.
Lajang kelahiran Palembang, 4 November 1994 itu mengungkapkan, cukup tersentak ketika mendengar jawaban sang ayah, ketika dia menceritakan semua yang telah diterapkan nya untuk membantu petani Bogor. “Ya saat saya menceritakan semua yang sudah saya lakukan di Bogor, justru Papa saya mengatakan hal yang berbeda. Kok malah membangun tempat orang, bukan memberikan kontribusi untuk kampung sendiri,” ungkapnya.
Apa yang diutarakan sang ayah, bukan justru membuat Eri kecewa. Sebaliknya, ungkapan yang dilayangkan orang tuanya itu malah membuat Eri tersentak. Vice President of Economic International Society (Himpunan Mahasiswa FEB UI Kelas Internasional) 2013-2015 itu, bahkan terpacu dan termotivasi untuk memberikan semuanya ke Sumsel.
“Saat ini saya tertarik untuk membantu mengembangkan ekosistem bisnis, berbasis teknologi di Sumatera Selatan. Ini dimulai dari keluhan teman-teman seperantauan, yang merasa bahwa masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dari Sumatera Selatan. Karena kami sadar, setiap kami mudik, kami hanya pulang untuk numpang tidur, makan, dan berkelakar,” ujarnya.

Atas beberapa faktor itulah, Eri dan rekan-rekan perantauan sadar, bahwa mereka belum bisa berkontribusi untuk tanah kelahiran sendiri. Jadi saat inilah momen yang tepat, untuk memberikan kontribusi memajukan Sumatera Selatan. “Karena sudah saatnya, kami yang muda ini berani memberikan dampak positif dan membawa perubahan,” tegasnya.
Eri menceritakan, bahwa pengetahuannya tentang komoditas kopi ini berawal saat dia mengikuti kelas kopi di jakarta. Kemudian berlanjut magang menjadi barista dan International Sales Representative, di salah satu perusahaan kopi spesialti terbesar di Korea Selatan. Selain magang, dia juga mengambil sertifikasi barista internasional sembari menempuh studi nya di Seoul, Korea Selatan. Pada tahun 2015, Eri mulai bekerja di industri kopi sebagai head barista di Ruang Seduh Kemang sembari menyelesaikan tugas akhir kuliah. Sekarang, dia lagi mempelajari teknik revitalisasi nutrisi tanah secara organik dan teknologi proses pascapanen kopi, untuk diterapkan di Indonesia.
“Nah setelah lulus di awal 2017, saya langsung mendapat pekerjaan di perusahaan venture builder/business incubator di Jakarta. Disana saya membangun dan membantu menjalankan beberapa perusahaan startup. Baik dari fungsi manajemen, finansial, pemasaran, operasional, maupun SDM,” urainya.
Dari situlah, selain mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran dalam hal memulai dan menjalankan bisnis terutama tech start up, Eri juga terbantu belajar mengidentifikasi peluang dan pasar. (tul)
Profil
- Nama : M Noverian Aditya-Putra
- Alamat : Komplek Villa Damai, Palembang 30114 noverian.adityaputra@gmail.com, linkedin.com/in/noverianaditya
- Tempat Tanggal Lahir : Palembang, 4 November 1994
- Status : Belum Menikah
- Tinggi / berat badan :175cm/80kg
- Agama : Islam
- Anggota Keluarga
- Ayah : H. Roliansyah Basnan
- Ibu : Hj. N.A. Ernawati
- Saudara Kandung
- : M. Isfan Deriandra
- : Nadhira Milha Addiba
- : M. Irza Syahiandra
Riwayat Pendidikan
- TK Nusa Indah, 1998-2000
- SD Yayasan IBA, 2000-2006
- SMP Kusuma Bangsa, 2006-2009
- SMA Presiden Bekasi, 2009-2012
- Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi and Bisnis, Jurusan International Business Management, 2012 – 2016
- Korea University Business School, Jurusan International Marketing.
Pengalaman
- CBSC Korea, 2015, Barista & International Sales Representative
- Ruang Seduh Kemang, 2015 – 2017, Head Barista & Quality Assurance Manager
- Unistellar Ventures, 2017, Venture Management Associate
- Hypernet Indonesia, Content Marketing
- Boombastis Media, Partnership Manager
- Unistellar Talent Solutions, Director of Talent Acquisition & Development
- Sucofindo Advisory Utama, Business Development Project Consultant
- Bayupatria Group, 2017 – sekarang, Direktur Operasional
- Mookie Indonesia, 2017 – , Pemilik
- Canephora Indonesia, 2017 – sekarang, Pemilik
- Java Kirana Estate, 2017 – sekarang, Co-Founder & Chief Operation Officer
- AshaTech, 2017 – sekarang, Co-Founder & Commisioner
- Kopi Kolektip Project 2017 – sekarang, Co-Founder & Chief Business Development Officer
- Koperasi Inti Konservasi Alam 2018 – sekarang, Bendahara
Aktivitas Siswa:
- Vice President of Economic International Society (Himpunan Mahasiswa FEB UI Kelas Internasional)
- Anggota Keluarga Mahasiswa Sriwijaya Universitas Indonesia
- International Artists Liaison Officer, 37th Jazz Goes To Campus
- Video Director, 36th Jazz Goes To Campus
- Accommodation Team Leader, The 8th PROMS MSS FEBUI
- Senior Liaison Officer, The 13th ICMSS MSS FEBUI
- Finalis LG International Business Plan Competition di Seoul, Korea Selatan
- Direktur Keuangan TOSKA KEMAS UI 2014
- Wakil Ketua Dewan Kehormatan Siswa SMA Presiden
- Petugas Kedisiplinan Siswa SMA Presiden
- Member of Student Representative Council SMA Presiden
















