PALEMBANG, fornews.co – Kekalahan menyesakkan 2-3 dari Persija Jakarta membuat posisi Sriwijaya FC berada dalam bahaya. Jika gagal mengamankan dua kemenangan di laga sisa, bukan tak mungkin Laskar Wong Kito akan berlaga di Liga 2 musim depan.
Alarm tanda bahaya semakin keras berbunyi bagi Sriwijaya FC. Sebab posisi saat ini sangat riskan. Sriwijaya yang mengoleksi 36 poin berada di peringkat 15. Posisi Sriwijaya masih bisa disalip oleh penghuni dasar klasemen sekalipun yaitu PSMS Medan yang memiliki 34 poin dan tabungan satu pertandingan. Bahkan poin Sriwijaya sama dengan penghuni peringkat 16 dan 17 yang diisi Perseru Serui dan PS TIRA. Seperti halnya PSMS, TIRA juga menyimpan satu laga dan kebetulan laga tunda itu menghadapi PSMS.
Meski dalam situasi tertekan dan tidak menguntungkan, namun Pelatih Sriwijaya FC Angel Alfredo Vera masih menebar optimisme. Menurutnya, meski kecil tapi masih ada peluang Sriwijaya lolos dari degradasi.
“Masih sisa dua pertandingan, kita belum mati. Masih ada harapan bisa bertahan di Liga 1. Kita akan kasih kemampuan maksimal di laga tersisa,” ujarnya di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (24/11) sore.
Menghadapi dua pertandingan yang menentukan masa depan Sriwijaya, kata Alfredo, target yang dipatok adalah menyapu bersih kemenangan. Untuk itu Alfredo meminta anak asuhnya segera melupakan hasil kontra Persija dan segera bersiap menjamu Mitra Kukar, Jumat (30/11).
“Saya lihat progres dan akan bicara dengan tim. Memang hari ini kalah tapi kita bisa angkat kepala karena kita main bagus. Tidak ada yang suka kalah, tapi kalau kalah seperti ini lebih tenang,” tuturnya.
Bakal mendapat suntikan tenaga dengan kembalinya pemain timnas Alberto Goncalves dan Zulfiandi disambut gembira Alfredo. Menurutnya, dengan kembalinya kedua pemain tersebut akan sangat positif bagi tim.
“Sayangnya kita cuma tersisa dua pertandingan. Mudah-mudahan kita bisa dapat poin maksimal,” harapnya.
Sementara itu, penyerang Sriwijaya FC Nur Iskandar mengatakan, para pemain Sriwijaya sebenarnya respek dengan Mitra Kukar dan Arema FC. Akan tetapi sebagai pemain profesional, tentunya Nur dkk akan berusaha meraih poin penuh di dua laga akhir Liga 1 2018.
“Kita sangat butuh poin di dua laga terakhir, jadi tidak ada pilihan lain selain kita memenangi pertandingan. Walaupun nanti satu pertandingan main di Malang tapi saya rasa tidak ada cerita lain, kita harus menang,” tegasnya. (ije)

















