
PALEMBANG-Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyatakan, beberapa hal yang menjadi permasalahan terkait pembangunan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit (LRT) di Palembang, sudah dapat diselesaikan melalui rapat koordinasi bersama stakeholder terkait.
“Sudah disepakati bersama, akhir bulan Oktober ini seluruh permasalahan terkait pembangunan LRT Palembang sudah bisa diselesaikan. Saya diminta langsung oleh Presiden agar segala persiapan menghadapi Asian Games berjalan dengan baik. Karena, Asian Games peristiwa besar yang akan digunakan sebagai take off Nation Brending, dan LRT merupakan salah satu Insfrastruktur penunjang yang sangat penting,” ungkapnya, saat mengelar rapat koordinasi percepatan pembangunan LRT Sumsel bersama Gubernur Alex Noerdin dan stakeholder terkait Pembangunan LRT, di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Jum’at (14/10).
Mantan Ketua Indonesia Corruption Watch ini mengakui, sudah tidak meragukan lagi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games. Karena melihat semangat Gubernur Alex Noerdin sejak awal terkait pelakasanaan Asian Games Palembang. Namun, dia tetap berharap, kendala pembangunan LRT di Sumsel bisa segera diselesaikan sehingga pembangunan LRT bisa terus berjalan lancar. “Saya akan lapor ke bapak Presiden bahwa kunjungan ini hasilnya memuaskan. Kita berharap juga MotoGP bisa berlangsung disini, kalau mau maju memang harus begini, harus mampu bersaing di tingkat internasional,” terangnya.
Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, kedatangan kepala Staf Kepresidenan ini khusus untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur penunjang Asian Games khususnya pembangunan LRT.
Melalui rapat koordinasi yang dilakukan bersama, jelas Alex, seluruh stakeholder terkait pembangunan LRT, seperti Pemerintah Kota Palembang, Pemerintah Kabupaten Bayuasin yang dihadiri langsung Plh Bupati Banyuasin, serta 22 stakeholder yang terkait lainnya, segala permasalahan sudah bisa diselesaikan. “Sebenarnya pekerjaan LRT tidak terhenti, hanya saja tertunda di beberapa titik dan selebihnya terus berjalan siang dan malam,” jelasnya.
Kepala Proyek LRT Sumsel Mas Yudi Jauhari menuturkan, percepatan pembangunan terus dilakukan. Untuk beberapa kendala yang dihadapi, sudah dilakukan koordinasi baik bersama pihak PLN, Telkomsel dan lainnya termasuk terkait perizinan dari Pemerintah Kota Palembang. “Semua permasalahan teknis sudah bisa diatasi, yakni stakeholder terkait akan mengikuti pembangunan LRT dan siap mengeluarkan dana sendiri untuk pembongkaran seperti pipa, Kabel dan lainnya,” tandasnya. (tul)

















