BATURAJA, fornews.co – Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah masih 28 hari lagi. Namun tiket kereta api arus mudik kelas ekonomi dari Baturaja-Kertapati dan Baturaja-Tanjungkarang sudah ludes.
Kepala Stasiun Kereta Api (KA) Baturaja Syaiful Bahri menerangkan, untuk saat ini pembelian tiket secara langsung di stasiun memang belum terlalu tampak. Meski demikian, tampilan papan tiket di stasiun KA Baturaja menunjukkan mulai dari tanggal 10 Juni 2018 tiket KA ekonomi sudah terjual hingga 95%.
“Pergerakan arus mudik tahun ini memang diperkirakan mulai 10 Juni. Sedangkan tanggal 12-14 Juni, tiket kereta api dipastikan sudah habis. Namun pada hari H Lebaran atau tanggal 15 Juni masih ada sisa 9 tiket KA Ekonomi,” tuturnya di stasiun KA Baturaja, Jumat (18/05) siang.
Tak hanya tiket arus mudik, lanjut Bahri, tiket KA Ekonomi untuk arus balik seminggu setelah Lebaran pun telah habis terjual. “H+7 pascalebaran atau tanggal 23 Juni, tiket arus balik juga sudah habis terjual. Kebanyakan para calon penumpang sudah banyak yang membeli tiket sebelum hari keberangkatan, bahkan ada yang sudah membeli tiket 3 bulan sebelumnya,” terangnya.
Menurut Bahri, jika tiket KA Ekonomi dari stasiun Baturaja telah habis untuk arus mudik dan balik, namun tiket kereta kelas Bisnis dan Eksekutif hingga hari H Lebaran masih tersedia.
“Jadwal keberangkatan dan pergerakan arus mudik KA Bisnis dan Eksekutif tetap sama, namun untuk tiket masih ada,” katanya.
Mengenai penambahan gerbong sebagai antisipasi lonjakan penumpang arus mudik dan balik, Bahri menegaskan, hal itu menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Jika berkaca pada pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penambahan gerbong pasti dilakukan. Akan tetapi hingga saat ini belum ada instruksi dari kantor pusat mengenai hal itu.
“Untuk penambahan gerbong biasanya kita lihat situasi dan animo lonjakan penumpang. Tapi seperti tahun sebelumnya pasti ada penambahan gerbong,” tuturnya.
Ditambahkan Bahri, sejak diberlakukannya double track Baturaja-Martapura, jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta di stasiun Baturaja menjadi lebih lancar. Hal itu dikarenakan pengaturan jadwal antara kereta barang dan penumpang menjadi lebih mudah karena melintasi jalur berbeda. “Bisa dikatakan jadwal kedatangan kereta di stasiun Baturaja sudah mendekati ontime,” tukasnya. (gus)

















