MUSI RAWAS UTARA, fornews.co – Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sumsel, Devi Suhartoni menyebut, bahwa menindaklanjuti instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait penguatan kedaulatan pangan nasional, pihaknya melakukan langkah konkret dengan mentransformasi sektor pertanian di wilayahnya.
Nah, Devi yang juga Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) ini, telah menetapkan Kabupaten Muratara sendiri diproyeksikan menjadi pilot project politik hijau dan politik pangan bagi kabupaten/kota lainnya di Sumsel.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kader PDI Perjuangan hadir memberi solusi nyata di tengah rakyat. Kemandirian pangan di Muratara adalah bagian dari kontribusi kami untuk ketahanan pangan nasional,” ujar dia, Sabtu (24/1/2026).
“Fokus utama gerakan ketahanan pangan ini, optimalisasi budidaya bawang merah sebagai komoditas unggulan, yang mampu menekan inflasi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” imbuh dia.
Program ini, ungkap Devi, program ini bukan sekadar wacana, namun sudah mulai memanen hasil dari perluasan lahan pertanian bawang merah.
Hal Ini sebagai strategi diversifikasi pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan sawit atau karet.
“Ibu Ketua Umum senantiasa mengingatkan kami bahwa pangan adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. Sebagai kader, tanggung jawab kami adalah memastikan rakyat tidak hanya cukup makan, tapi juga mandiri secara pangan,” ungkap dia.
Poin utama program ketahanan pangan di Muratara ini, jelas Devi, mengoptimalisasi lahan tidur, yang mengonversi lahan yang tidak produktif menjadi sentra bawang merah yang bernilai ekonomis tinggi.
Berikutnya, melakukan pendampingan Petani, dengan memberi bantuan bibit unggul, pupuk, serta bimbingan teknis agar hasil panen mencapai standar pasar nasional.
“Ini juga menjadi pengendalian inflasi. Dengan memproduksi bawang merah sendiri, ketergantungan pasokan dari luar daerah berkurang, sehingga harga di pasar lokal lebih stabil,” jelas dia, seraya menandaskan hal ini juga mendorong terciptanya lapangan kerja baru di sektor agribisnis bagi generasi muda di pedesaan. (aha)
















